Bank BTPN Hadirkan Sinaya Prioritas, Akses Digital untuk Nasabah Affluent

Kompas.com - 07/08/2020, 16:16 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK/JoyseulayIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank BTPN Tbk meluncurkan Sinaya Prioritas, layanan nasabah prima untuk segmen nasabah affluent yang memiliki total portofolio minimal sebesar Rp 500 juta.

Head of Wealth Management Business Bank BTPN Helena menuturkan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan nasabah mendapatkan layanan perbankan yang aman, mudah, nyaman, dan cepat, Sinaya Prioritas hadir dengan memberikan akses digital melalui aplikasi yang di khususkan untuk nasabah Sinaya Prioritas.

Melalui platform ini, nasabah nasabah bisa melakukan pemantauan atas perkembangan dana simpanan dan investasi, serta dapat melakukan transaksi perbankan dan berinvestasi, di mana saja dan kapan saja.

Baca juga: Pembiayaan BTPN Syariah Capai Rp 8,74 Triliun pada Semester I-2020

“Sinaya Prioritas menempatkan dirinya berbeda dari priority banking service yang ada saat ini, sejalan dengan strategi Bank BTPN yang mengedepankan digitalisasi dan selalu mengedepankan kebutuhan nasabah dalam membuat suatu produk ataupun layanan”, ungkap Helena, dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2020).

Berintegrasi dengan aplikasi Jenius, beberapa fitur baru juga dihadirkan khusus untuk nasabah Sinaya Prioritas. Selain bisa memantau terus investasi mereka di dalam aplikasi, banyak kemudhan yang diberikan sesuai untuk kebutuhan nasabah Sinaya Prioritas.

Beberapa fitur seperti bebas biaya transfer dan gratis tarik tunai di seluruh ATM dalam dan luar negeri. Manfaat yang sangat berguna untuk nasabah Sinaya Prioritas yang sering traveling dan melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri.

Selain kenyamanan bertransaksi melalui aplikasi digital, nasabah Sinaya Prioritas tetap dapat menikmati kenyamanan bertransaksi melalui layanan kantor cabang, dedicated Relationship Manager, dan penawaran berbagai produk investasi.

Layanan Sinaya Prioritas ini sudah dapat diakses melalui aplikasi Jenius dalam gadget Android dan ios sejak tanggal 23 Juli 2020. Nasabah yang sudah memiliki Jenius dan terdaftar menjadi nasabah Sinaya Prioritas cukup melakukan update aplikasi Jenius untuk mendapatkan aplikasi Sinaya Prioritas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Whats New
Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Whats New
Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Whats New
Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X