Pemerintah Manfaatkan Kondisi Pandemi untuk Dorong UMKM

Kompas.com - 11/08/2020, 20:15 WIB
Ilustrasi UMKM produksi masker non medis. ShutterstockIlustrasi UMKM produksi masker non medis.

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM Victoria Simanungkalit menyatakan pemerintah memanfaatkan kondisi pandemi untuk mendorong UMKM naik kelas agar komposisi pelaku usaha tersebut lebih banyak di usaha menengah.

Ia menyebutkan bahwa saat ini bentuk komposisi UMKM di Indonesia berbentuk piramida.

"Sekarang sangat besar jumlah pelaku UMKM di kelompok usaha mikro dengan jumlah 63,3 juta atau 98 persen. Usaha kecil ada 783.000, usaha menengah itu hanya 60.000. Sehingga strukturnya sangat besar di usaha mikro," ujarnya dalam Webinar Gotong-royong #JagaUMKM Indonesia yang disiarkan secara virtual, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Realisasi Subsidi Bunga UMKM Baru Rp 1,5 Triliun

Victoria menambahkan, pendekatan yang digunakan untuk UMKM berbeda, yakni low touch.

Pendekatan low touch ini adalah pendekatan yang sifatnya lebih diarahkan dengan memberikan konsultasi dan pendampingan.

Selain itu pendekatan melalui pembuatan packaging yang menarik dan menggunakan brand bersama.

"Mereka sangat kecil-kecil dan jika dibiarkan pelaku usaha kecil bertanding di pasar maka mereka akan ketinggalan makanya kita dorong mereka mempunyai brand bersama," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X