50 Perusahaan Tercatat Ikut Public Expose LIVE 2020, Apa Saja ?

Kompas.com - 24/08/2020, 14:33 WIB
Ilustrasi BEI KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi BEI

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bursa Efek Indonesia ( BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan kembali Public Expose LIVE 2020 dengan partisipasi dari 50 perusahaan tercatat.

Memanfaatkan teknologi aplikasi webinar yang dapat diakses oleh investor di seluruh penjuru Indonesia, public expose akan diadakan mulai 24 – 28 Agustus 2020, melalui aplikasi Zoom.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan, tujuan dari public expose live ini diadakan adalah sebagai sarana Self-Regulatory Organization (SRO) yang mempertemukan antara perusahaan perusahaan tercatat dengan para investor dan calon investor untuk menjabarkan informasi kinerja perusahaan tersebut.

“Hal yang sangat tepat bagi investor mengetahui kondisi keuangan dan rencana perusahaan tercatat kedepannya. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap invstasi di pasar modal, yang akhirnya dapat meningkatkan likuiditas pasar dan jumlah investor,” ujar Inarno dalam pembukaan Public Expose LIVE 2020, Senin (24/8/2020).

Baca juga: Kapitalisasi Pasar Bursa Naik 0,47 Persen Pekan Ini

Penyelenggaraan Public Expose LIVE 2020 juga memberikan fasilitas kepada Perusahaan Tercatat dalam pemenuhan kewajiban Public Expose Tahunan.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan acara yang digelar tahunan ini sangat relevan dengan situasi Covid-19 yang mengubah cara investor berinvestasi, yakni secara virtual dengan memanfaatkan sistem teknologi informasi.

Dengan kondisi makro yang menunjukkan penurunan pertumbuhan ekonomi dan dari sisi mikro menunjukkan penurunan kinerja perusahaan, maka public expose ini siharapkan mampu menjadi tools yang efektif untuk menjembatani perusahan, masyarakat dan investor dalam berinvestasi di pasar modal.

“Performa keuangan emiten pada triwulan I menunjukkan perlambatan, meskipun hampir 65 persen membukukan laba, namun secara umum mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi perhatian khususnya bagi para investor, dimana transparansi dan keterbukaan sangat penting sebafai sarana perlindungan dari informasi menyesatkan di luar perusahaan,” ujar dia.

Adapun 50 perusahaan yang ikut Public Expose LIVE 2020, antara lain :

PT Adaro Energy Tbk.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X