Menhub Akui Tidak Mudah Mengembangkan Kualitas SDM

Kompas.com - 27/08/2020, 16:18 WIB
Menhub Budi Karya sumadi melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Menhub memastikan segala kesiapan terkait pemulangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang akan diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta. ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARAMenhub Budi Karya sumadi melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Menhub memastikan segala kesiapan terkait pemulangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang akan diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia ( SDM) bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, ia mengakui pengembangan kualitas SDM bukan hal yang mudah.

Budi menilai, pembangunan infrastruktur, khususnya di sektor transportasi mampu meningkatkan konektivitas, sehingga pada akhirnya akan menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

Kendati demikian, bukan hanya infrastruktur saja yang disebut mampu menggenjot roda perekonomian nasional.

Baca juga: Indonesia Harus Bangun SDM Berbasis Teknologi Digital, Ini Alasannya

”Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, pembangunan non fisik atau pembangunan SDM transportasi merupakan faktor penting yang juga harus dibangun untuk menjadikan Indonesia negara yang berdaulat," kata dia dalam diskusi virtual, Kamis (27/8/2020).

Untuk merealisasikan visi tersebut, mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu memastikan, pihaknya akan terus berusaha untuk menyediakan sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat.

"Tugas dari Bapak Presiden bukan perkara mudah. Kami berupaya memberikan kompetensi dan keahlian melalui pendidikan formal (Jenjang Diploma, Peningkatan, Penyegaran) maupun Pendidikan Non Formal (Pelatihan) untuk memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk dapat turut serta berperan aktif dalam membangun dunia perhubungan di Indonesia," tuturnya.

Lebih lanjut, Budi memaparkan, Kementerian Perhubungan secara konsisten membangun SDM transportasi melalui 27 lembaga pendidikan dan pelatihan transportasi baik darat, laut, udara, maupun kereta api.

Baca juga: Pulihkan Sektor Transportasi, Menhub: Tidak Cukup Hanya Andalkan Pemerintah Pusat

"Hal ini bertujuan untuk menyediakan insan transportasi yang memiliki knowledge, skill, dan attitude dengan tujuan akhir menjadikan pelayanan transportasi yang berfokus pada pelayanan dengan mengutamakan kepada keselamatan dan keamanan transportasi dengan berpedoman kepada peraturan nasional dan internasional yang berlaku," tuturnya.

Menurutnya, saat ini dibutuhkan SDM transportasi yang handal, kompeten dan berdaya saing untuk mengisi kekurangan SDM transportasi.

Untuk itu sejumlah hal telah dilakukan Kementerian Perhubungan guna menyelaraskan antara kompetensi yang dimiliki SDM transportasi dengan kebutuhan industri transportasi.

"Kami secara konsisten meningkatkan pelayanan, meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan, serta terus berusaha untuk mewujudkan link and match antara pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan dengan kompetensi yang dibutuhkan," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X