Bankir Bank Mandiri Diangkat jadi Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB

Kompas.com - 01/09/2020, 21:31 WIB
Ilustrasi Bank BJB dok Bank BJBIlustrasi Bank BJB

BANDUNG, KOMPAS.com – Nancy Adistyasari resmi mengisi jabatan sebagai Direktur Komersial dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bank bjb.

Pengangkatan dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten, Tbk (Bank BJB), Selasa 1 September 2020.

Sosok Nancy terbilang familiar di industri perbankan nasional. Ia telah berkarir sejak lama sebagai bankir di Bank Mandiri.

“Jabatan terakhirnya adalah Senior Vice President Commercial Banking Bank Mandiri,” ujar Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Widi Hartoto dalam rilisnya, Senin (1/9/2020).

Baca juga: Bank BJB Kucurkan Kredit untuk BPR Kredit Mandiri Indonesia

Widi menjelaskan, dengan lengkapnya jajaran direksi, penggenjotan kredit perseroan bisa lebih optimal. Terutama, di segmen Komersial dan UMKM, dengan tingkat risiko yang terkelola dengan baik.

"Kami berupaya mengoptimalkan penyaluran kredit terutama kredit produktif di segmen komersial dan UMKM," bebernya.

Sebab segmen tersebut bisa membuat roda perekonomian kembali berputar, sehingga terhindar dari jurang resesi.

Widi menambahkan, meski dihanta Covid-19, kinerja perseroan masih terjaga. Bamk bjb mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 9,8 persen year on year (y-o-y) menjadi Rp 85,8 triliun.

“Laba bersih perseroan pada semester I/2020 tercatat Rp 808 miliar,” ucap dia.

Sementara itu, mengenai proses uji tuntas terkait rencana penggabungan/pengambalihan usaha Bank Banten, hingga saat ini prosesnya masih belum selesai. Hal itu, sudah disampaikan pada RUPSLB tersebut.

"Disampaikan juga bahwa seluruh proses uji tuntas tersebut senantiasa dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan mengutamakan kepentingan seluruh stakeholders," tuturnya.

Bank BJB menyelenggarakan RUPSLB sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007. RUPSLB dihadiri oleh para pemegang saham dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Terdapat tiga poin utama yang dibahas pada kesempatan tersebut, yaitu perubahan anggaran dasar perseroan, pengangkatan Direktur Komersial dan UMKM, serta laporan perkembangan uji tuntas (due diligence) atas rencana penggabungan/pengambilalihan usaha Bank Banten.

"Pembahasan perubahan anggaran dasar adalah langkah perseroan dalam rangka penyelarasan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku," tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X