Pemerintah Siapkan Rp 3,3 Triliun untuk DP Pembelian Vaksin Covid-19

Kompas.com - 04/09/2020, 19:41 WIB
Ilustrasi vaksin corona SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk uang muka (down payment/DP) pembelian vaksin Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menggelar konferensi pers Komite Penanganan Covid-29 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Jumat (4/9/2020) sore.

“Terkait dengan vaksin sudah tersedia dan diharapkan untuk down payment sebesar Rp 3,3 triliun,” ujar pria yang juga menjabat Ketua Umum Partai Golkar itu.

Baca juga: Erick Thohir: Harga Vaksin Covid-19 Dinamikanya Tinggi

Sementara itu, untuk dana keseluruhannya, kata Airlangga, pemerintah telah menyiapkan dana hingga Rp 37 triliun untuk pengadaan vaksin Covid-19.

“Seluruh dana yang disiapkan Rp 37 triliun untuk program multiyears,” kata Airlangga.

Diketahui, Indonesia sendiri melalui PT Bio Farma tengah mengembangkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal China. Saat ini, Sinovac tengah melakukan uji klinis tahap tiga di Indonesia, Bangladesh, Arab Saudi, dan Turki.

Baca juga: Daftar 4 Produsen Vaksin Asing yang Dijajaki Erick Thohir

Selain dengan Sinovac, Indonesia juga menjalin kerja sama terkait vaksin Covid-19 dengan perusahaan asal Uni Emirat Arab (UAE), G42. Untuk G42, melakukan uji klinis sendiri di UEA.

Indonesia telah mengirim tim ke UEA untuk memantau uji klinis tersebut. Jika proses uji klinis itu berjalan mulus, ditargetkan di awal 2021 sudah bisa dilakukan imunisasi massal bagi masyarakat Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X