Kemenhub Bahas Status 8 Bandara Internasional untuk Diubah Jadi Domestik

Kompas.com - 04/09/2020, 20:30 WIB
Suasana Bandara Internasional Husein Sastranegara terlihat sepi pasca-pemindahan 56 penerbangan dari Husein ke Bandara Internasional Kertajati. KOMPAS.com/RENI SUSANTISuasana Bandara Internasional Husein Sastranegara terlihat sepi pasca-pemindahan 56 penerbangan dari Husein ke Bandara Internasional Kertajati.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), mengusulkan 8 bandara internasional untuk diubah statusnya menjadi bandara domestik.

Hal tersebut terungkan dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Dalam surat tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, mengusulkan kepada Budi Karya agar 8 bandara internasional, mulai dari Bandara Maimun Salah (Sabang) hingga Bandara Husein Sastranegara (Bandung), diubah statusnya menjadi bandara domestik.

Baca juga: Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Kendati demikian ketika dikonfirmasi oleh Kompas.com, Novie mengatakan, surat tersebut masih bersifat internal. Dengan demikian, surat itu belum bisa dijadikan referensi resmi.

"Surat tersebut belum menjadi surat resmi, karena belum dilengkapi dengan tanggal," katanya, kepada Kompas.com, Jumat (4/9/2020).

Novie membeberkan, saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan lebih lanjut terkait rencana perubahan status bandara itu. "Masih pembahasan, masih panjang," ujarnya.

Senada dengan Novie, Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, mengatakan surat dengan nomor AU.003/1/8/DRJU.DBU-2020 itu belum dapat dijadikan sebagai keterangan resmi.

Baca juga: Ini Bandara Internasional Dengan Duty Free Shop Termurah

"Masih dalam evaluasi di internal kami, belum ada keputusan resminya," katanya.

Sebagai informasi, bandara yang diusulkan statusnya menjadi bandar domestik dalam surat itu ialah, Bandara Maimun Salah (Sabang), RH. Fisabilillah (Tanjung Pinang), Radin Inten II (Lampung), Pattimura (Ambon), Frans Kaisiepo (Biak), Banyuwangi (Banyuwangi), Husein Sastranegara (Bandung), dan Mopah (Merauke).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X