Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Kompas.com - 07/08/2020, 18:38 WIB
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto Kompas.com/YOGA SUKMANADirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertanyakan banyaknya jumlah bandara dengan status bandara internasional di Indonesia. Padahal, hampir 90 persen pergerakan penumpang hanya terjadi di 4 bandara internasional saja.

Jokowi menilai, saat ini hanya terdapat 8 bandara internasional saja yang layak dikembangkan menjadi bandara penghubung antar penerbangan atau hub.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, menyambut baik pernyataan tersebut. Dia mengaku siap untuk membahas masukan dari Jokowi.

Baca juga: RI Punya 30 Bandara Internasional, Jokowi: Apa Perlu Sebanyak Ini?

"Kementerian perhubungan selaku regulator transportasi mendukung sepenuhnya dan akan menindaklanjuti arahan bapak Presiden," katanya, kepada Kompas.com, Jumat (7/8/2020).

Kendati demikian, mantan Direktur Utama PT Airnav Indonesia belum bisa membeberkan lebih jauh mengenai langkah yang akan diambil.

"Saat ini kami tengah membicarakan langkah selanjutnya bersama Kementerian BUMN dan stakeholders lainnya," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Pengamat Penerbangan AIAC, Arista Atmadjati mengaku setuju dengan rencana Jokowi untuk lebih fokus terhadap beberapa bandara internasional saja.

Baca juga: Siap-Siap, Diskon Belanja 75 Persen Bertebaran di Mal dan Marketplace

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Minta 4 Provinsi Buat Laporan Khusus Penyebab Tingginya Kematian akibat Covid-19

Luhut Minta 4 Provinsi Buat Laporan Khusus Penyebab Tingginya Kematian akibat Covid-19

Whats New
Hadirkan Tayangan Anak Berkualitas, IndiHome Luncurkan IndiKids Tepat di Hari Anak Nasional

Hadirkan Tayangan Anak Berkualitas, IndiHome Luncurkan IndiKids Tepat di Hari Anak Nasional

Whats New
Indonesia-Malaysia Bahas 7 Poin Penting Terkait Sistem Penempatan Pekerja Migran

Indonesia-Malaysia Bahas 7 Poin Penting Terkait Sistem Penempatan Pekerja Migran

Rilis
Mau Karier Maju? Simak 5 Tips Berikut Ini

Mau Karier Maju? Simak 5 Tips Berikut Ini

Work Smart
4 Risiko Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Rencana Keuangan

4 Risiko Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Rencana Keuangan

Spend Smart
Terapkan 5 Hal Ini agar Investasi Tokcer di Masa Pandemi

Terapkan 5 Hal Ini agar Investasi Tokcer di Masa Pandemi

Earn Smart
Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Earn Smart
Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Whats New
[TREN LOVE KOMPASIANA] 'Deep Talk' dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

[TREN LOVE KOMPASIANA] "Deep Talk" dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

Rilis
Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Whats New
Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Whats New
Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Rilis
Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Whats New
Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Whats New
Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X