Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Kompas.com - 07/08/2020, 18:32 WIB
Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAHBandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertanyakan banyaknya jumlah bandara di Indonesia yang berstatus sebagai bandara internasional.

Pengamat Penerbangan AIAC, Arista Atmadjati, mengatakan, saat ini terdapat bandara yang seharusnya tidak perlu menyandang status bandara internasional.

Misal saja, Bandara Internasional Sisingamaraja XII, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang hanya melayani satu rute internasional saja, yakni asal dan tujuan Singapura.

Baca juga: Juli 2020, Jumlah Penumpang di 19 Bandara AP II Melonjak 143 Persen

Arista menilai, seharusnya bandara internasional tidak hanya melayani satu atau dua rute negara saja.

"Kalau bandara internasional kan harusnya bisa dari Hongkong, dari Jepang, dari Amerika, dari Eropa," kata dia, kepada Kompas.com, Jumat (7/8/2020).

Lebih lanjut, Arista menjelaskan, banyaknya bandara internasional justru akan merugikan pemerintah. Pasalnya, pemerintah perlu mengeluarkan biaya lebih untuk operasional bandara dengan status bandara internasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau internasional harus gaji petugas bea cukai, imigrasi, karantina," ujarnya.

Pada saat bersamaan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melalui bandara internasional kecil tidak terlalu signifikan.

Oleh karena itu, untuk mengurangi kerugian pemerintah, Arista sependapat dengan pernyataan Jokowi, yakni untuk lebih terfokus terhadap beberapa bandara internasional besar saja.

"Bandara internasional semua dikonsentrasikan ke 5 bandara saja. Di Medan, Denpasar, Soekarno Hatta, Surabaya, dan Yogyakarta lah," katanya.

Sebelumnya, Jokowi sempat menyinggung jumlah bandara internasional di Indonesia. Berdasarkan data yang ia miliki, dari 30 bandara internasional yang ada di Indonesia, 90 persen lalu lintas penerbangan hanya terfokus pada 4 bandara internasional saja.

"Saat ini terdapat 30 bandara internasional, apakah diperlukan sebanyak ini?" kata Jokowi dalam rapat terbatas, Kamis (6/8/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Work Smart
[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | 'Harga Teman', Komponen Harga yang Masih Misteri

[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | "Harga Teman", Komponen Harga yang Masih Misteri

Rilis
Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Whats New
Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Whats New
Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Whats New
BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

Whats New
IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

Whats New
Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Whats New
Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Whats New
Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

Rilis
BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

Whats New
Mulai 29 Juli, Naik KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Pakai Kartu Vaksin

Mulai 29 Juli, Naik KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Pakai Kartu Vaksin

Whats New
Naik 18 Persen, Danamon Raup Laba Bersih Rp 998 Miliar pada Semester I-2021

Naik 18 Persen, Danamon Raup Laba Bersih Rp 998 Miliar pada Semester I-2021

Whats New
Kemenkeu: Investasi Dapat Terus Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas

Kemenkeu: Investasi Dapat Terus Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X