PT Inti Dikabarkan Tunggak Gaji Karyawan, Ini Respons Kementerian BUMN

Kompas.com - 08/09/2020, 19:18 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Dok. BNPBStaf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga angkat bicara terkait kabar PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT Inti yang belum membayar gaji karyawannya sejak tujuh bulan lalu.

Menurut Juru Bicara Erick Thohir itu, tak semua karyawan PT Inti tak mendapatkan gaji selama tujuh bulan berturut-turut.

“Yang perlu diketahui bahwa tidaklah semua gaji karyawan (PT Inti) itu selama tujuh bulan tidak dibayar, ada yang dibayar mungkin sedikit, artinya tidak full setiap bulannya,” ujar Arya, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Daftar 4 BLT yang Masih Cair hingga Tahun Depan, Termasuk Subsidi Gaji

Arya menjelaskan, saat ini Kementerian BUMN selaku pemegang saham tengah menyiapkan sejumlah langkah agar PT Inti bisa membayarkan gaji para karyawannya.

“Ini memang sudah kami dapatkan informasi beberapa waktu lalu, makanya kita kementerian sudah menyiapkan lagkah cepat menyelesaikan masalah PT INTI. Jadi sebelum ada ribut-ribut sudah kita selesaikan sebenarnya,” kata Arya.

Baca juga: Erick Thohir Batasi Gaji Staf Ahli BUMN Maksimal Rp 50 Juta Per Bulan

Salah satu caranya, lanjut Arya, yakni memberikan pembayaran terlebih dahulu kepada PT Inti terkait proyek yang saat ini masih dikerjakan perseroan tersebut.

“Mereka punya proyek di Telkom, inipun sebenarnya belum mencapai target, tapi kita minta supaya Telkom merilisnya lebih dulu supaya kawan-kawan INTI terbantu secara finansial,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X