Peneliti Indef Nilai PSBB Total Jakarta Kebijakan yang Tepat

Kompas.com - 10/09/2020, 20:30 WIB
Ilustrasi Jakarta SHUTTERSTOCKIlustrasi Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti Indef Andry Satrio Nugroho menilai keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total sudah sangat tepat.

"Artinya memang dirasakan bahwa gas dan rem antara ekonomi dan kesehatan itu tidak berjalan secara beriringan," katanya dalam diskusi virtual, Kamis (10/9/2020).

Dari Maret 2020 kata dia, Indef sudah menyampaikan konsekuensi dibukanya aktivitas ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Padahal menurut Andry, harusnya pemerintah mengutamakan sektor kesehatan terlebih dahulu.

Baca juga: Bos Lion Air Khawatir PSBB Total Jakarta Berdampak ke Industri Penerbangan

Namun pemerintah mengambil jalan untuk membuat ekonomi dan kesehatan berjalan bersamaan. Akibatnya, jumlah kasus Covid-19 terus naik, bahkan kini sudah lebih dari 200.000 kasus.

"Sehingga inilah akibat kalau kesehatan bukanlah prioritas utama. Kalau kita ubah mindset-nya seperti Presiden katakan, meskipun sudah terlambat, bahwa kesehatan diutamakan, kemudian ekonomi akan berjalan mengikuti di belakangnya," kata Andry.

Indef berharap PSBB total bisa ditiru oleh daerah lain sebagai upaya menekan penularan Covid-19. Selain itu, PSBB juga dinilai waktu yang tepat untuk mengatur strategi penanganan pandemi virus corona.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, akan memperketat lagi PSBB yang akan efektif diberlakukan mulai 14 September 2020.

Baca juga: Jakarta PSBB Total, Bagaimana Nasib Ekonomi RI Kuartal III?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X