Kompas.com - 15/09/2020, 15:31 WIB
Sandiaga Uno ketika berkunjung ke gerai kedua Saturdays di mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020). Dok. SaturdaysSandiaga Uno ketika berkunjung ke gerai kedua Saturdays di mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengusaha Sandiaga Uno mengatakan tren berbelanja sudah mengalami perubahan dari offline ke online. Hal tersebut kian besar saat pendemi Covid-19.

Oleh karena itu, ia menilaiinovasi digital menjadi penting untuk memberikan kemudahan dalam hal berbelanja.

“Tren berbelanja sangat terdistrubsi dengan adanya Covid-19. Pada PSBB jilid II ini, mall dan pasar tetap buka namun kapasitasnya dikurangi 50 persen. Ini adalah akselerasi proses digitalisasi pada tren belanja kita,” kata Sandiaga dalam konferensi virtual, Selasa (15/9/2020).

Sandiaga tidak mau ketinggalan dengan momen maraknya penjualan produk melalui online saat ini. Ia mendirikan platform online Sembapur.com atau sembako untuk dapur yang menjual berbagai kebutuhan dapur dengan sumber barang dari tangan pertama, sehingga harga barangnya lebih terjangkau.

Baca juga: Pemerintah: Ekonomi RI Minus 1,1 hingga 0,2 Persen di Akhir 2020

“Sembapur.com memiliki satu keyakinan strategi distribusi lebih personalize, localize dan customize yang berarti lokasi toko dekat, sesuai dengan kebutuhan dan melibatkan toko kelontong di sekitar dengan bentuk kolaborasi,” kata dia.

Setelah Sembapur menjalin kerja sama dengan Food Station, kali ini Sembapur melakukan kerja sama dengan KIBIF. KIBIF merupakan perusahaan distribusi dan penjualan sapi hidup, karkas sapi, daging, jeroan, kulit, dan produk turunan sapi lainnya, serta distribusi dan penjualan produk makanan olahan baik dalam kondisi segar dingin (chilled) maupun beku (frozen).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penandatanganan kerja sama ini bertujuan untuk menghubungkan antara produsen dan distributor tangan pertama kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“KIBIF sudah terintegrasi, dan kita ingin menghadirkan 3 inisiatif, jalur distribusi yang terbuka dan berkeadilan, harga terbaik dan kualitas bersaing,” ujar dia.

Sandiaga juga mengatakan, dengan jumlah populasi milenial yang mendominasi, platform-nya sudah melakukan riset bagaimana prilaku pembeli saat ini. Dia bilang, dengan dominasi 55 persen milenial, mereka memiliki harapan memperoleh produk yang berkualitas, cepat dan instan.

Baca juga: Sri Mulyani Sayangkan Gedung Kejaksaan Agung yang Terbakar Tak Diasuransikan



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.