Menteri Tjahjo: Rekrutmen CPNS Semua Transparan, Contohnya Putri Jokowi

Kompas.com - 18/09/2020, 16:42 WIB
Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo di Pandeglang, Senin (31/8/2020) KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINMenteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo di Pandeglang, Senin (31/8/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menjelaskan, empat oknum yang mencatut namanya dengan iming-iming akan dijadikan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sedang diusut oleh Polda Metro Jaya.

Keempat nama tersebut antara lain M. Sobirun, Pujiani Wahyuni, Rara Amiati dan Eni Suheni. Tjahjo kembali mengingatkan kepada masyarakat, apabila ada oknum mengatasnamakan dirinya, segera melapor ke Kepolisian.

Pasalnya, seleksi CPNS sekarang ini sudah menggunakan sistem computer assisted test (CAT) yang diyakini tidak dapat disalahgunakan.

Baca juga: BKN: Peserta CPNS Positif Covid-19 Tetap Ikut Ujian SKB

"Sekarang Kementerian PANRB dan BKN sudah umumkan kalau ada calo mendekati CPNS orang tuanya, langsung lapor polisi atau lapor ke PANRB. Dengan sistem CAT tidak memungkinkan lagi ada bermain. Semua terbuka transparan," katanya kepada Kompas.com, Jumat (18/9/2020).

Sekilas, Tjahjo mengingatkan kembali saat putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu tak lolos seleksi CPNS pada beberapa waktu silam. Menurutnya, itu sebagai gambaran bahwa seleksi CPNS transparan.

"Coba ingat, putri Bapak Jokowi saja tes CPNS di Solo juga gagal, tidak jadi PNS," ujarnya.

Dia kembali menegaskan, modus pelaku menggunakan catatan berupa memo mencatut nama dirinya dipastikan tidak akan berhasil. Meski, calo tersebut diakui Tjahjo pernah menyambangi kediamannya. Namun dirinya menolak untuk menemui si calo tersebut.

"Tidak memungkinkan model memo-memo, semua transparan. Pakai calo pasti gagal. Sumiati (oknum calo CPNS) pernah ke rumah saya bawa calon CPNS, info ajudan saya. Karena saya tidak kenal ya tidak saya terima," katanya.

Seperti diketahui, penipuan berdalih pengangkatan CPNS kembali terjadi. Sebanyak 55 korban telah menjadi korban penipuan dan telah mentransfer uang sebesar Rp 3,8 miliar kepada oknum yang mengatasnamakan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. Keempat oknum tersebut pun kini sedang dalam penyelidikan Kepolisian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alokasi Pupuk Bersubsidi Meningkat, Petani di Temanggung Diharapkan Bisa Tingkatkan Produktivitas

Alokasi Pupuk Bersubsidi Meningkat, Petani di Temanggung Diharapkan Bisa Tingkatkan Produktivitas

Rilis
Pelamar Sekolah Kedinasan Terkendala NIK dan KK yang Tak Sesuai, Ini yang Harus Dilakukan

Pelamar Sekolah Kedinasan Terkendala NIK dan KK yang Tak Sesuai, Ini yang Harus Dilakukan

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sering Kena Ghosting Rekruter, Bisa Jadi Kamu Overqualified

[KURASI KOMPASIANA] Sering Kena Ghosting Rekruter, Bisa Jadi Kamu Overqualified

Rilis
Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Dilanjutkan Sampai Bandara Kertajati

Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Dilanjutkan Sampai Bandara Kertajati

Whats New
Terapkan Digitalisasi, Operasi Chevron Hemat Rp 1,4 Triliun di 2020

Terapkan Digitalisasi, Operasi Chevron Hemat Rp 1,4 Triliun di 2020

Whats New
THR 2021 Wajib Diayar Penuh, Ini Komentar Pengusaha

THR 2021 Wajib Diayar Penuh, Ini Komentar Pengusaha

Whats New
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tambah Satu Stasiun, Dipantau Ketat Luhut

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tambah Satu Stasiun, Dipantau Ketat Luhut

Whats New
IHSG Cenderung Melemah Jelang Ramadhan, Ini Penjelasan Analis

IHSG Cenderung Melemah Jelang Ramadhan, Ini Penjelasan Analis

Whats New
KPPU Denda Travel Circle International Ltd Rp 1 Miliar, Ini Penyebabnya

KPPU Denda Travel Circle International Ltd Rp 1 Miliar, Ini Penyebabnya

Whats New
Sandiaga Uno Siap Bantu Pengelolaan TMII, Akan Seperti Apa?

Sandiaga Uno Siap Bantu Pengelolaan TMII, Akan Seperti Apa?

Whats New
Mengenal Apa Itu LMKN yang Punya Wewenang Tarik Royalti Lagu

Mengenal Apa Itu LMKN yang Punya Wewenang Tarik Royalti Lagu

Whats New
Agar Stok Pangan Aman Selama Ramadhan, Pemerintah Impor Bawang Putih hingga Gula

Agar Stok Pangan Aman Selama Ramadhan, Pemerintah Impor Bawang Putih hingga Gula

Whats New
Kapan Layanan Tes GeNose Tersedia di Bandara Soekarno-Hatta?

Kapan Layanan Tes GeNose Tersedia di Bandara Soekarno-Hatta?

Whats New
Ramai Berita Keterlambatan Pengiriman Paket karena Buruh Demo, Ini Respons Shopee

Ramai Berita Keterlambatan Pengiriman Paket karena Buruh Demo, Ini Respons Shopee

Whats New
Awal Pekan, IHSG Ditutup Anjlok 2 Persen

Awal Pekan, IHSG Ditutup Anjlok 2 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X