70 Persen Nasabah PNM Terpukul Pandemi Covid-19

Kompas.com - 18/09/2020, 18:33 WIB
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi dalam public expose PNM di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (29/4/2019) Fika Nurul UlyaDirektur Utama PNM, Arief Mulyadi dalam public expose PNM di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (29/4/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Permodalan Nasional Madani ( PNM) Arief Mulyadi mengatakan, semenjak ada pandemi banyak nasabahnya yang terpukul lantaran tidak memiliki pemasukan sama sekali.

Dia menyebutkan dari total keseluruhan nasabahnya yaitu lebih dari 6 juta nasabah, 60-70 persennya terdampak pandemi.

"Kenapa terdampak? Karena mereka melakukan usahanya banyak yang mengikuti sosial ekonomi di lingkungannya. Misalnya yang biasanya jualan di sekolah, sekolahnya ditutup, yang biasanya jualan di warung kecil sekitaran kantor, kantornya ditutup. Jadi mereka enggak ada pemasukan sama sekali," ujarnya dalam Kompas Talks, Jakarta,  Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Pemerintah Targetkan Salurkan KPR Setara 75.000 Unit Rumah bagi PNS di 2021

Menurut Arief, akibat nasabah tidak ada pemasukan, pembayaran pinjaman ke PNM jadi terganggu.

Untungnya, lanjut dia, pemerintah bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperhatikan PNM dan memberikan kemudahan atau relaksasi baik kepada nasabah PNM maupun ke perusahaan.

"Dari 6 juta lebih nasabah kami, kami disuruh memberikan relaksasi ke 59 persen dari total nasabah kami. Yah mau enggak mau," ungkapnya.

Baca juga: Pemerintah Keluarkan Larangan-larangan Dalam Bersepeda, Adakah Sanksinya?

Selain itu Arief juga mengatakan PNM telah diberitugas oleh pemerintah agar para pelaku usaha mikro kecil bisa mendapatkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif. PNM ditunjuk sebagai pengusul bukan penyalur.

"Kami ditunjuk untuk mengajukan pengusaha mikro mana yang akan diberikan Banpres Produktif sebesar Rp 2,4 juta per pelaku usaha mikro. Makanya bagi pengusaha mikro yang belum mendapatkan bantuan ini kami bisa ajukan, tapi sebelumnya harus menjadi nasabah PNM terlebih dahulu baru bisa kita ajukan," ungkap dia.

Baca juga: Erick Thohir: Penerapan Protokol Kesehatan Syarat Mutlak di Bandara



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

Whats New
DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Whats New
Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Whats New
Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Whats New
Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Work Smart
Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Whats New
Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Whats New
Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Work Smart
Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Whats New
Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Whats New
Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

Rilis
Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Whats New
Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Whats New
Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X