Mulai 27 September, Diberlakukan Satu Lajur di GT Gunung Putri

Kompas.com - 22/09/2020, 10:07 WIB
 Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019 KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi Tol Cipali saat dipakai pemudik musim lebaran 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasamarga Metropolitan Tollroad melaksanakan pekerjaan perbaikan jembatan dan rekonstruksi pengerasan jalan di akses masuk Gunung Putri Ruas Tol Jagorawi.

Perbaikan jembatan dan rekonstruksi pengerasan jalan akan dilakukan mulai 27 September hingga 2 Oktober 2020.

Adanya proyek pemeliharaan jalan dan perbaikan tersebut, Jasa Marga telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Baca juga: Beredar Video Rombongan Pesepeda Masuk Jalan Tol, Ini Respon Jasa Marga

 

Selama pekerjaan berlangsung akan diberlakukan sistem buka tutup akses masuk dan keluar GT Gunung Putri secara situasional.

"Kami sudah mempersiapkan dan berkoordinasi dengan PT JMTM. Rencananya perbaikan jembatan dan rekonstruksi pengerasan di akses masuk ini dilakukan sejak 2 bulan lalu," ujar General Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Oemi Vierta Moerdika melalui keterangan tertulis, Selasa (22/9/2020).

"Namun, karena harus dilakukan penutupan satu lajur dan diberlakukan sistem buka tutup lajur, demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan, kami harus memastikan persiapan yang matang," sambung dia.

Oemi lebih lanjut menjelaskan, bagi pengguna jalan yang menuju ke Jakarta dari Gerbang Tol (GT) Gunung Putri maupun yang menuju GT tersebut dari arah Bogor, akan bergantian menggunakan lajur jalan akses tersebut.

Baca juga: Ridwan Kamil Sindir Jasa Marga Karena Naikkan Tarif Tol Saat Pandemi

Jasamarga Metropolitan Tollroad juga menyiapkan rambu-rambu pengamanan pekerjaan sesuai standar, dan menyiagakan petugas pengaturan lalu lintas pada titik awal dan akhir jalur rekayasa.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, tetap tertib di lajurnya, serta mengatur waktu perjalanannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Whats New
Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Whats New
Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Whats New
Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Smartpreneur
Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Earn Smart
KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

Whats New
UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

Smartpreneur
Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Whats New
Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Whats New
Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Rilis
[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X