Pedagang Pasar Cempaka Putih Bakal Dapat Keringanan Pinjaman hingga 12 Bulan

Kompas.com - 28/09/2020, 11:55 WIB
Pedagang mengevakuasi barang dagangannya saat terjadi kebakaran di Pasar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Kurang lebih 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPedagang mengevakuasi barang dagangannya saat terjadi kebakaran di Pasar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Kurang lebih 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menjanjikan akan memberi bantuan program kepada para pedagang di Pasar Cempaka Putih yang terdampak kebakaran di pasar tersebut.

Pada Kamis (24/9/2020), terjadi kebakaran di Pasar Cempaka Putih yang menghanguskan 672 kios dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 24,8 miliar.

"Pertama-tama kami ikut prihatin dengan musibah ini dan berharap pedagang yang terdampak musibah ini diberikan kesabaran. Kami juga kebetulan tinggal di daerah Cempaka Putih dan sering berbelanja di sini,'' ujar Sekretaris KemenkopUKM Rully Indrawan mengutip siaran resminya, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Ingat, Penerima Subsidi Gaji Tidak Akan Lolos Program Kartu Prakerja

Menurut Kemenkop, pihaknya akan melakukan koordinasi internal di lingkungan kementerian untuk memberikan bantuan tanggap darurat kepada para pedagang, maupun pihak eksternal termasuk kepada PD Pasar Jaya yang mengelola pasar Cempaka Putih.

"Selanjutnya kami juga menyiapkan bantuan program yang Insha Allah dialokasikan pada 2021. Kami akan kaji bantuan apa yang cocok dan sesuai kebutuhan para pedagang terdampak musibah kebakaran pasar Cempaka Putih ini," ucapnya.

Sementara itu Dirut LPDB KUMKM Supomo mengatakan Koperasi Pasar (Koppas) Cempaka Putih sudah bagian dari keluarga besar koperasi. Untuk itu, pihaknya akan memberikan bantuan dalam bentuk kelonggaran pinjaman atau penundaan pembayaran sampai 12 bulan.

Kemenkop menilai pedagang membutuhkan modal kerja agar usahanya menggeliat lagi. Soal jumlah bantuan, Kemenkop mengatakan masih menghitung kebutuhan dananya.

"Memang ini harus dibersihkan dulu yang penting Tempat Penampungan Sementara (TPS) dibangun dulu karena harus ada tempat dulu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Supomo.

Baca juga: Lelang Rumah 2 Lantai di Bekasi Mulai Rp 300 Jutaan, Minat?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X