Surati Menteri ESDM, Erick Thohir Minta Pembatasan Izin Pembangunan Pembangkit Listrik

Kompas.com - 02/10/2020, 07:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyurati Menteri ESDM Arifin Tastif terkait kondisi di PT PLN (Persero) terkait operasional maupun keuangannya di masa pandemi Covid-19.

Dalam surat bernomor S-756/MBU/09/2020 itu, Erick meminta bantuan Arifin untuk membantu PLN dalam hal kelebihan pasokan pembangkit.

Menurut dia, untuk mengatasi hal tersebut diperlukan peningkatan permintaan listrik.

Baca juga: Ditargetkan Rampung 2023, Pembangkit Listrik 35.000 MW Baru Beroperasi 23,9 Persen

“Kami harapkan dukungan saudara untuk mendorong pelaku usaha menggunakan listrik yang disediakan PT PLN, antara lain dengan membatasi pemberian izin usaha penyediaan listrik dan captive power,” tulis Erick dalam suratnya yang dikutip Kompas.com pada Kamis (1/10/2020).

Selain itu, Erick juga meminta penyesuaian RUPTL 2020-2029 dengan pertimbangan kapasitas infrastruktur ketenagalistrikan yang telah atau sedang dibangun, proyeksi permintaan dan kemampuan pendanaan baik yang bersumber dari APBN maupun keuntungan PLN.

Surat tersebut dikirim dan ditandatangani Erick pada 18 September 2020 lalu.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga membenarkan surat yang dikirimkan Erick kepada Menteri ESDM Arifin Tasrif tersebut.

Baca juga: Ini Hambatan Pengembangan Pembangkit Listrik EBT di RI

Menurut Arya, selain ke Menteri Arifin Tasrif, Erick juga mengirimkan surat serupa ke Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

“Surat Pak Menteri itu bukan berarti bahwa PLN itu kondisinya parah, tapi yang dilihat Pak Menteri adalah karena PLN sudah oversupply,” ujar Arya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.