Bioskop Bisa Beroperasi pada PSBB Transisi, Pengusaha: Jangan Entar Buka, Entar Tutup...

Kompas.com - 12/10/2020, 08:33 WIB
Penonton Bioskop XXI duduk berjaga jarak saat pemeriksaan kesiapan bioskop beroperasi kembali di Pusat Grosir Cililitan, Jakarta, Sabtu (29/8/2020). Pemprov DKI Jakarta akan membuka bioskop di Jakarta untuk beroperasi kembali dengan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APenonton Bioskop XXI duduk berjaga jarak saat pemeriksaan kesiapan bioskop beroperasi kembali di Pusat Grosir Cililitan, Jakarta, Sabtu (29/8/2020). Pemprov DKI Jakarta akan membuka bioskop di Jakarta untuk beroperasi kembali dengan protokol kesehatan yang ketat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan memberlakukan PSBB Transisi, selama dua pekan mulai 12-25 Oktober 2020.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, maka semakin banyak sektor usaha yang diziinkan untuk beroperasi kembali dengan penerapan protokol kesehatan. Salah satunya adalah bioskop, yang sudah tutup sejak awal penerapan PSBB pada April 2020 lalu.

Ketua Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Sjafruddin mengatakan, pengusaha bioskop tentu mengapresiasi kebijakan tersebut. Namun, diharapkan kebijakan ini adalah pasti dan tak lagi berubah secara tiba-tiba.

Baca juga: Curhat Pengusaha Bioskop: Sudah Capek Berharap Terus

Sebab, sepanjang masa PSBB sebelumnya bioskop sudah beberapa kali direncanakan untuk buka, namun kebijakan itu tiba-tiba dicabut kembali oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Sebelumnya kan dibilang buka kemudian tutup lagi, itu sudah berapa kali dan ini lagi (diberi izin buka). Mudah-mudahan ini yang terakhir, janganlah entar buka, entar tutup. Ini kayak orang bawa mobil enggak pakai lampu sen, hanya dia dan Tuhan doang yang tahu mau ke kanan atau ke kiri, yah kan enggak benar dong itu," ujar Djonny kepada Kompas.com seperti dikutip pada Senin (12/10/2020).

Rencana pembukaan bioskop memang sempat empat kali mencuat. Seperti, pada rencana pembukaan bioskop yang batal di 29 Juli 2020. Begitupula rencana pembukaan di masa PSBB 31 Juli-13 Agustus 2020 dan PSBB Transisi 14-27 Agustus 2020 yang juga dibatalkan.

Terakhir, pada 26 Agustus 2020 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan langsung bahwa bioskop akan segera dibuka kembali dalam waktu dekat. Namun angin segar itu hanya berlalu, karena pengetatan PSBB diberlakukan sejak 14 September-11 Oktober 2020.

"Namun demikian, kami mengapresiasi, terima kasih (dengan kebijakan bioskop diberi izin buka lagi) pada gubernur, dinas pariwisata dan ekonomi kreatif, juga dinas kesehatan," ungkap Djonny.

Ia pun memastikan, pihak pengusaha bioskop akan terus berkomitmen menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah daerah (pemda). Menurutnya, persiapan protokol kesehatan di bioskop telah dilakukan sedari lama.

"Kami tetap berkomitmen dan mematuhi peraturan yang diberlakukan oleh pemda, dan kami tetap mendukung semua petunjuk-petunjuknya," katanya.

Baca juga: UU Cipta Kerja, Pengusaha Bantah Pekerja Bakal Dikontrak Seumur Hidup

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X