Kuartal III-2020, Ekonomi Singapura Diperkirakan Minus 7 Persen

Kompas.com - 14/10/2020, 08:52 WIB
Kelompok pesepeda berfoto ria bersama di depan ikon Singapura, Air Mancur Patung Merlion, di Marina Bay, Jumat pagi (19/06/2020). Hari Jumat ini adalah hari pertama Fase 2 Singapura menuju new normal hidup bersama dengan virus Covid-19. Pada Fase 2 roda perekonomian dan aktivitas kehidupan sehari-hari Singapura kembali pulih seperti sedia kala. KOMPAS.com/ERICSSEN Kelompok pesepeda berfoto ria bersama di depan ikon Singapura, Air Mancur Patung Merlion, di Marina Bay, Jumat pagi (19/06/2020). Hari Jumat ini adalah hari pertama Fase 2 Singapura menuju new normal hidup bersama dengan virus Covid-19. Pada Fase 2 roda perekonomian dan aktivitas kehidupan sehari-hari Singapura kembali pulih seperti sedia kala.
Penulis Mutia Fauzia
|

SINGAPURA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura menyatakan, perekonomian Negeri Singa diperkirakan bakal mengalami kontraksi sebesar 7 persen pada kuartal III-2020 secara tahunan.

Dikutip dari CNBC, Rabu (14/10/2020) angka tersebut membaik jika dibandingkan dengan kontraksi sebesar 13,3 persen yang terjadi pada kuartal II lalu.

Sementara itu, jika dilihat secara kuartalan, pada kuartal III-2020, ekonomi Singapura telah tumbuh 7,9 persen pada periode Juli hingga September.

Baca juga: Beredar Isu Sinovac China Jual Vaksin Lebih Mahal ke RI, Benarkah?

Angka itu merupakan titik balik jika dibandingkan dengan kontraksi sebesar 13,2 persen di kuartal II lalu.

Secara terpisah, bank sentral Singapura, Otoritas Moneter Singapura menyatakan untuk tetap mempertahankan suku bunga pada tingkat yang saat ini berlaku.

Untuk diketahui, Singapura sebagai salah satu pusat keuangan utama di Asia Tenggara menerapkan kebijakan isolasi sebagian sejak April lalu untuk mencegah penularan virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa pembatasan pun mulai dilonggarkan pada Juni lalu, dengan mengizinkan sebagian besar kegiatan ekonomi untuk kembali berjalan.

Baca juga: Rencana di Balik Penggabungan Bank Syariah Pelat Merah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.