Covid-19 dan Libur Panjang Pengaruhi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 27/10/2020, 08:03 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diperdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan bergerak melemah pada Selasa (27/10/2020). Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,6 persen pada level 5.144,04.

Direktur PT Anugrah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Amerika dan Eropa menyebabkan indeks saham keduanya bergerak negatif. Dia bilang ini bisa mendorong pelemahan bursa saham domestik.

“Pasar kemungkinan hari ini akan terkoreksi ya, lonjakan kasus Covid-19 terjadi cukup besar dan di Eropa menandakan potensisecond wave. Sektor teknologi Eropa tumbang, turun 7,4 persen. AS juga masih memegang rekor tertinggi,” kata Hans kepada Kompas.com.

Baca juga: Awal Pekan, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat

Kondisi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Eropa membuat negara tersebut mencatatkan rekor harian tertinggi. Di Italia, bar dan gym ditutup lebih awal dari biasanya, sementara di Spanyol diberlakukan aturan jam malam.

Di sisi lain, perundingan paket stimulus AS masih belum mencapai kesepakatan. Padahal stimulus yang bisa dikucurkan sesegera mungkin akan membantu pemulihan ekonomi AS. Para investor menilai, stimulus tidak mungkin bisa selesai sebelum pemilu AS.

Dari dalam negeri, jelang libur pada Kamis (29/10/2020) bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, juga berpotensi mendorong indeks melemah. Hans bilang pasar mungkin akan wait and see dan cenderung profit taking.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator MACD, Stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Hans memproyeksikan IHSG berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 5.113 sampai 5.063 dan resistnace di level 5.183 sampai 5.200.

Simak rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini:

1. Anugrah Investama

AALI area akumulasi di level 10.350 – 10.650, TP 11.00 – 11.300, cut loss bila turun di level 10.100.
AKRA area akumulasi di level 2.610 – 2.660, TP 2.770 – 2.820, cut loss bila turun di level 2.550.
MAPI area akumulasi di level 625 - 650, TP 675 - 690, cut loss bila turun di level 610.

2. Binaartha Sekuritas
ADRO akumulasi buy di level 1.130 – 1.145, TP 1.200 – 1.530, support 1.130 – 1.075
ERAA partial sell pada area 1.725 – 1.745, TP 1.650 – 1.805
INDF akumulasi buy di level 7.025 – 7.075, TP 7.175 – 8.375, Support 6.800.

3. Panin Sekuritas
MIKA rekomendasi buy 2.650 – 2.690, TP 2.800, stop loss <2.620.
PGAS rekomendasi buy 1.090 – 1.100, TP 1.145 – 1.200, stop loss <1.030.
SIMP rekomendasi and hold >310, TP 348 - 360

Baca juga: Stimulus AS dan Vaksin Covid-19 Bayangi IHSG, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X