Menko Airlangga Berharap Ekonomi Kuartal IV 2020 Bisa Positif

Kompas.com - 09/11/2020, 16:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kompas Talks Sesi 2 yang membahas Peta Jalan Ekonomi secara daring, Sabtu (24/10/2020). Tangkapan layar Zoom Harian KompasMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kompas Talks Sesi 2 yang membahas Peta Jalan Ekonomi secara daring, Sabtu (24/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekonomi Indonesia telah memperlihatkan perbaikan meski masih terkontraksi.

Tercermin dari kontraksi ekonomi yang mengecil pada kuartal III 2020 menjadi minus 3,49 persen, dari kuartal sebelumnya tercatat minus 5,32 persen.

Terlebih bila dibandingkan secara kuartalan yakni antara kuartal II 2020 ke kuartal III 2020, tercatat ekonomi tumbuh 5,05 persen.

Baca juga: Mungkinkah Maybank Bakal Ganti Uang Rp 22 Miliar Winda Earl? Ini Jawaban Hotman Paris

Dengan perbaikan kondisi perekonomian nasional ini, Airlangga pun berharap ekonomi pada kuartal IV 2020 bisa tumbuh positif.

"Kalau ini bisa dipertahankan, maka kita berharap kuartal IV pertumbuhannya bisa masuk jalur positif. Walaupun secara konservatif minus 1 persen atau positif 0,6 persen," ungkapnya dalam konferensi pers virtual terkait dampak Covid-19, Senin (9/11/2020).

Airlangga menilai, berbagai langkah kebijakan yang diambil pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional sudah berjalan di jalur yang tepat sehingga mulai terlihat perbaikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sisi kesehatan, tingkat kesembuhan Covid-19 sudah mencapai 84 persen, meskipun tingkat kematian sedikit di atas global.

Menurut dia, hal tersebut tak terlepas dari kebijakan gas-rem seimbang yang dilakukan pemerintah.

"Kalau kita lihat di ASEAN, Indonesia yang terbaik dari segi kontraksi, di mana kita jauh di atas Singapura dan Malaysia seputar tiga kuartal terakhir. Juga terkait recovery penanganan Covid-19," ucap dia.

Baca juga: Awal Pekan, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Oleh sebab itu, Airlangga memperkirakan, pemulihan ekonomi Indonesia akan berlanjut di 2021, sehingga bisa kembali ke kisaran sebelum pandemi sebesar 5 persen.

Ini sejalan dengan proyeksi dari berbaga lembaga internasional.

"Tentu kita melihat 2021 pertumbuhan ekonomi akan mencapai seperti apa yang disampaikan World Bank, ADB, dan IMF bahwa akan disekitar 5 persen," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.