Kuartal III-2020, Citibank Kantongi Laba Bersih Rp 1,9 Triliun

Kompas.com - 12/11/2020, 14:36 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Citibank Indonesia melaporkan laba bersih senilai Rp 1,9 triliun pada kuartal III-2020. Laba itu menurun sebesar 17,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 2,38 triliun.

Perolehan laba ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang senilai Rp 3,02 triliun dengan beban operasional sebesar Rp 403,33 miliar di kuartal III-2020.

"Laba kami tumbuh signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi yang antara lain disebabkan oleh pandemi Covid-19," kata CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dalam paparan kinerja keuangan kuartal III 2020 secara virtual, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Ditjen Pajak Lelang 6 Mobil Sitaan, Harga Mulai Rp 39,2 Juta

Dari sisi kredit, penyaluran kredit Citibank meningkat 6 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 47,4 triliun, dengan rasio kredit macet (NPL) gross dan net masing-masing 2,8 persen dan 0,3 persen.

Kontribusi utama pertumbuhan kredit berasal dari bisnis institutional banking, terutama pada sektor industri manufaktur, pertanian, kehutanan, dan perantara keuangan.

"Dengan penekanan yang kuat pada manajemen risiko, kami akan terus melayani secara hati-hati di masa penuh tantangan ini," sebut Batara.

Batara bilang, pertumbuhan portofolio kredit juga ditunjang oleh tumbuhnya Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10 persen (yoy). Hal ini memungkinkan bank mencatatkan rasio LDR sebesar 76,6 persen dan rasio KPMM sebesar 26,5 persen.

Dari sisi permodalan, Citibank memiliki rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) sebesar 26,54 persen, rasio lebih tinggi dibandingkan dengan periode 30 September 2019 sebesar 25,51 persen.

Baca juga: Tepis Informasi Soal Penundaan Pencairan Subsidi Gaji, Kemenaker: Sudah Cair Sebagian

Adapun selama periode tersebut, Citibank juga meningkatkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) seiring dengan dampak pandemi yang masih berlangsung.

Pencadangan sejalan dengan adanya program restrukturisasi. Bahkan Citibank meluncurkan program keringanan kredit pada April 2020 untuk melengkapi program yang sudah ada sebelumnya.

Hingga September 2020, Citibank telah mengeluarkan Rp 359 miliar dalam bentuk penjaminan untuk berbagai program keringanan.

Citibank juga menurunkan pembayaran minimum bulanan kartu kredit dari 10 persen menjadi 5 persen, suku bunga bulanan menjadi 2 persen, dan biaya keterlambatan pembayaran menjadi 1 persen atau maksimum Rp 100.000.

Baca juga: Tidak Jauh Berbeda, Apa Alasan Pertamina Tukar Tabung Elpiji 12 Kg dengan Bright Gas?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X