Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lewat Tol Laut, 16 Kontainer Beras Dikirim dari Marauke ke Surabaya

Kompas.com - 13/11/2020, 20:03 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 16 kontainer berisi beras dan biji gebang dikirim dari Pelabuhan Merauke Papua menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melalui Tol Laut.

Keseluruhan kontainer tersebut diangkut oleh Kapal Logistik Nusantara 2. Kapal tersebut merupakan kapal tol laut yang dibangun pada 2007.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Merauke Turki Rachmat K. Sully mengatakan, pengiriman kontainer beras ini merupakan pengiriman perdana lewat Tol Laut.

“Keberhasilan ini adalah semata-mata kerja sama semua pihak dan terima kasih kepada teman-teman stakeholder terutama kepada pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan dinas terkait, termasuk operator kapal PT. Pelni dan PT. SBN," ujar Turki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Menaker Minta Calon Pekerja Migran Tak Mudah Tertipu Rayuan Calo

Turki berharap semoga ke depan target-target peningkatan sumber daya pertanian di wilayah Merauke semakin meningkat pada voyage/trip berikutnya untuk dapat dikirimkan kembali ke luar Merauke.

“Dan bukan saja padi tapi ke depan produksi sagu, kopra, gambir, karet dan hasil laut seperti ikan, kepiting dan lain-lain kita bisa kirim dengan jumlah besar ke daerah Jawa dan daerah-daerah lain,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Keamanan Kemaritiman, Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana menambahkan, dengan program Tol Laut, Pemerintah dapat memastikan terpenuhinya logistik baik distribusi kebutuhan pokok maupun barang penting lainnya secara terjadwal dan pasti.

“Dampak yang disasar adalah pengurangan selisih harga antar pulau yang akhirnya dapat meningkatan kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Buyung.

Selanjutnya, kata Dia, Tol Laut juga menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan ke daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Perbatasan (3TP).

Tol laut juga menjadi angkutan laut yang berlayar secara rutin dan terjadwal dari wilayah barat sampai timur Indonesia dan sebaliknya,” tuturnya.

Baca juga: Pekerja dengan Penghasilan di Bawah Rp 60 Juta Per Tahun Masih Dapat Subsidi Gaji

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com