Menaker: Jangan Mudah Terbujuk Rayu Manis Calo

Kompas.com - 13/11/2020, 21:33 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Program Pelatihan Vokasi dan Pemagangan di Jombang, Jawa Timur, Minggu (8/11/2020). Dok. Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Program Pelatihan Vokasi dan Pemagangan di Jombang, Jawa Timur, Minggu (8/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan kepada calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar tidak mudah tertipu dengan rayuan calo. Hal ini dia sampaikan kepada warga yang ada di Desa Buraen, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dia juga menyarankan kepada para calon PMI tersebut untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait prosedur bekerja di luar negeri. Bisa melalui pusat layanan migrasi Desmigratif di kantor desa, Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) ataupun Dinas Tenaga Kerja.

"Jangan mudah terbujuk rayu yang manis dan sesaat (calo), namun mendatangkan risiko tinggi," kata dia melalui keterangan tertulis, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Trade Expo, Indonesia Hasilkan Transaksi Dagang Senilai 478 Juta Dollar AS

Menaker kembali mengingatkan, pekerja migran Indonesia menempuh jalur resmi bekerja di luar negeri bakal terhindar dari risiko.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah membuka kembali penempatan pekerja migran Indonesia sejak diterbitkannya Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 294 Tahun 2020 yang telah ditandatangani 29 Juli 2020. Hal ini dilakukan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Menaker menyebut, berdasarkan data dari BP2MI terdapat 88.973 calon PMI sudah terdaftar di SISKOP2MI dan dipersiapkan untuk berangkat. Ida kembali menjelaskan, sebanyak 88.973 calon PMI tersebut akan ditempatkan ke-14 negara tujuan.

Baca juga: Menaker Minta Calon Pekerja Migran Tak Mudah Tertipu Rayuan Calo



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X