Sempat Redup, Kini Harga Bitcoin Tembus Rp 282 Juta, Kok Bisa?

Kompas.com - 19/11/2020, 15:36 WIB
Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency. PEXELS/WORLDSPECTRUMIlustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga aset kripto atau cryptocurrency bitcoin terus mengalami penguatan sejak beberapa waktu lalu.

Bahkan, Bitcoin berhasil menyentuh level tertinggi dalam kurun tiga tahun terakhir.

Bitcoin sempat menyentuh angka 20.000 dollar AS atau setara Rp 282 juta (asumsi kurs Rp 14.100 per dollar AS), sebelum akhirnya ditutup di level 18.358 dollar AS pada perdagangan Rabu (18/11/2020) waktu setempat.

Baca juga: Setelah Bitcoin, Cryptocurrency Ethereum 2.0 Segera Hadir, Apa Keunggulannya?

Sejak awal tahun ini, bitcoin terus mengalami penguatan.

Tercatat sejak awal 2020 hingga 18 November 2020, harga bitcoin telah menguat lebih dari 150 persen.

Penguatan tersebut membuat banyak orang terkejut.

Pasalnya, salah satu mata uang kripto itu sempat meredup sejak tahun 2017.

Lantas, apa yang membuat bitcoin kembali menguat, bahkan berhasil melampaui level tertinggi pada 2017, yakni sebesar 19.738 dollar AS?

Dikutip dari MarketWatch, Kamis (19/11/2020), salah satu alasan utama meroketnya harga bitcoin ialah kekhawatiran para investor terhadap krisis ekonomi yang terjadi saat ini akibat pandemi Covid-19.

Bitcoin tidak jauh berbeda dengan instrumen emas digital.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X