Kompas.com - 20/11/2020, 22:00 WIB
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit ShutterstockIlustrasi perkebunan kelapa sawit

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan pasar ekspor minyak sawit belum akan pulih 100 persen di tahun mendatang.

Ketua Umum Gapki Joko Supriyono mengatakan, hal ini disebabkan adanya kemungkinan perubahan perilaku akibat penerapan new normal.

"Karena new normal itu mungkin akan terjadi beberapa perilaku dalam konsumsi dan segala macam, saya yakin itu. Jadi mungkin belum normal 100 persen kalau ekspor," ujar Joko secara virtual, Jumat (20/11/2020).

Sebelumnya, Joko memang memperkirakan bahwa ekspor produk sawit di tahun ini akan lebih rendah dibandingkan 2019 karena selama 8 bulan terdampak pandemi Covid-19.

Sementara itu, Joko menilai bahwa konsumsi biodiesel di dalam negeri akan menjadi salah satu hal yang mengendalikan berbagai faktor supply dan demand di tahun mendatang. Menurutnya, hal ini dikarenakan pemerintah Indonesia yang dinilai cukup konsisten dalam menjalankan program biodiesel.

Baca juga: Telkomsel Suntik Gojek Rp 2,1 Triliun, Apa Keuntungannya?

Tak hanya itu, Joko juga mengatakan produk oleokimia menjadi salah satu produk yang menjadi perhatian di tahun depan. Pasalnya, hingga September 2020, konsumsi oleokimia mengalami peningkatan hingga 49 persen yoy.

"Salah satu yang perlu di-highlight adalah konsumsi oleokimia, itu meningkat di dalam negeri, itu mungkin menjadi catatan pasar domestik termasuk pasar ekspor di tahun depan," ujar Joko.

Meski begitu, Joko mengatakan, industri sawit akan tetap berupaya menjaga operasional supaya bisa beroperasi dengan normal. Menurutnya, salah satu hal yang penting yang dilakukan di tahun mendatang adalah menjaga kesehatan, baik pekerja hingga keluarga para pekerja. Karenanya, penerapan protokol kesehatan tetap menjadi hal penting di tahun depan.

Joko menyebut, minyak sawit akan terus mendapatkan berbagai tantangan. Namun, satu hal yang perlu menjadi perhatian di tahun depan adalah pengimplementasian UU Cipta kerja. Dia berharap UU Cipta Kerja ini bisa diimplementasikan dengan baik sehingga bisa memberikan berbagai perbaikan bagi industri sawit.

"Saya rasa ini tidak mudah, karena proses menjadi UU saja sudah ribut, apalagi nanti proses implementasinya, saya pikir sangat challenging, dan itu pentingnya kita untuk terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan banyak pihak dengan sebaik-baiknya," kata Joko. (Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli)

Baca juga: Kapal Malaysia Lagi-lagi Curi Ikan di Selat Malaka

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Gapki prediksi pasar ekspor minyak sawit belum pulih 100 % di 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rupiah dan IHSG Berakhir Hijau, Saham BBRI, KLBF dan ADMR Laris Diborong Asing

Rupiah dan IHSG Berakhir Hijau, Saham BBRI, KLBF dan ADMR Laris Diborong Asing

Whats New
Luncurkan Program MigorRakyat, Mendag: Ini Bentuk Kepedulian Pengusaha untuk Rakyat

Luncurkan Program MigorRakyat, Mendag: Ini Bentuk Kepedulian Pengusaha untuk Rakyat

Whats New
Syarat dan Cara Buka Rekening BNI Online Tanpa ke Bank

Syarat dan Cara Buka Rekening BNI Online Tanpa ke Bank

Whats New
Sun Life Indonesia Bayar Klaim Rp 498,7 Miliar Sepanjang 2021

Sun Life Indonesia Bayar Klaim Rp 498,7 Miliar Sepanjang 2021

Rilis
Ini Aplikasi untuk Membeli Minyak Goreng Rakyat Rp 14.000 Per Liter

Ini Aplikasi untuk Membeli Minyak Goreng Rakyat Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Ekspor Pertanian Tumbuh 15,89 Persen pada April 2022, Sumbang 94,93 Persen Total Ekspor Nonmigas

Ekspor Pertanian Tumbuh 15,89 Persen pada April 2022, Sumbang 94,93 Persen Total Ekspor Nonmigas

Rilis
Ada Larangan Ekspor CPO, BPS: Bisa Berdampak ke Kinerja Ekspor RI

Ada Larangan Ekspor CPO, BPS: Bisa Berdampak ke Kinerja Ekspor RI

Whats New
'Kami Minta Pertolongan Presiden Jokowi Selesaikan Kasus Gagal Bayar AJB Bumiputera'

"Kami Minta Pertolongan Presiden Jokowi Selesaikan Kasus Gagal Bayar AJB Bumiputera"

Whats New
Turun 10,01 Persen, Impor di April Tercatat 19,76 Miliar Dollar AS

Turun 10,01 Persen, Impor di April Tercatat 19,76 Miliar Dollar AS

Whats New
Balas Cuitan Jokowi, Elon Musk: Suatu Kehormatan Bisa Bertemu dan Bahas Proyek Masa Depan

Balas Cuitan Jokowi, Elon Musk: Suatu Kehormatan Bisa Bertemu dan Bahas Proyek Masa Depan

Whats New
Nasabah AJB Bumiputera Minta BPA Utamakan Pembayaran Klaim Pemegang Polis

Nasabah AJB Bumiputera Minta BPA Utamakan Pembayaran Klaim Pemegang Polis

Whats New
Anak Usaha Delta Dunia Makmur Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,2 Triliun

Anak Usaha Delta Dunia Makmur Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,2 Triliun

Rilis
Raih Pendanaan Senilai Rp 720 Miliar, Mekari akan Fokus ke Fintech

Raih Pendanaan Senilai Rp 720 Miliar, Mekari akan Fokus ke Fintech

Rilis
Sebelum Kepesertaan Prakerja Gelombang 26 Dicabut, Ini Cara Beli Pelatihan di Kemenaker

Sebelum Kepesertaan Prakerja Gelombang 26 Dicabut, Ini Cara Beli Pelatihan di Kemenaker

Whats New
Ramadhan dan Lebaran 2022, Lion Parcel Catatkan Peningkatan Pengiriman Paket 30 Persen dari Biasanya

Ramadhan dan Lebaran 2022, Lion Parcel Catatkan Peningkatan Pengiriman Paket 30 Persen dari Biasanya

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.