IHSG Diprediksi Masih Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 27/11/2020, 07:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak menguat pada Jumat (27/11/2020).

Sebelumnya, IHSG ditutup positif dengan kenaikan 1,42 persen pada level 5.759,91.

Analis Artha Sekuritas Dennis Christopher mengatakan, pergerakan indeks masih dalam tren menguat.

Baca juga: IHSG Menguat 1,4 Persen, Rupiah Bangkit ke Level Rp 14.100 per Dollar AS

Namun, yang perlu diwaspadai adalah potensi koreksi jangka pendek.

“IHSG diprediksi menguat, pergerakan masih didorong optimisme pemulihan ekonomi pada akhir tahun. Dari dalam negeri masih minim sentiment perekonomian. Sementara Bursa Amerika Serikat ditutup libur bertepatan dengan Thanksgiving Day,” kata Dennies melalui siaran pers, Kamis (26/11/2020).

Sementara itu, Analis Binarta Securitas Nafan Aji mengatakan, berdasarkan indikator, MACD, stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.

Di sisi lain, terlihat pola long white marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation.

“Pola long white marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujar Nafan.

Dennies memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 5.699 sampai dengan 5.639 dan resistance di level 5.789 sampai dengan 5.819.

Baca juga: [POPULER MONEY] Bisnis yang Bakal Bersinar Versi Jonan | KKP Hentikan Sementara Ekspor Benih Lobster

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini sebagai berikut:

1. BinaArtha Sekuritas

  • AKRA rekomendasi buy pada level 2.860 – 2.900, TP 2.970 – 3.240, support 2.830 – 2.700.
  • BWPT rekomendasi buy pada level 100 - 104, TP 110 - 163, support 90 - 83.
  • ERAA rekomendasi buy pada level 1.785 – 1.805, TP 1.890 – 2.170, support 1.725.

2. Artha Sekuritas

  • PTPP rekomendasi buy pada area 1.230 – 1.270, TP 1.350 – 1.400, stop loss 1.210.
  • ANTM rekomendasi buy pada area 1.180 – 1.210, TP 1.260 – 1.300, stop loss 1.150.
  • TOWR rekomendasi buy pada area 1.070 – 1.090, TP 1.150 – 1.200, stop loss 1.050.

3. Panin Sekuritas

  • ADRO rekomendasi buy on breakout 1.360, TP 1.485 – 1.500, stop loss <1.145.
  • BBRI rekomendasi buy and hold >4.190, TP 4.380 – 4.470.
  • JRPT rekomendasi buy on breakout 500, TP 525 – 540, stop loss <492.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Whats New
OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

Whats New
Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Whats New
Blibli Tebar Promo, Ada Diskon hingga 90 Persen

Blibli Tebar Promo, Ada Diskon hingga 90 Persen

Rilis
Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Whats New
Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Whats New
Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Whats New
Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Whats New
Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Whats New
Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Whats New
Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Whats New
Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Whats New
BCA Mobile Gangguan, Manajemen Pastikan Layanan Sudah Kembali Normal

BCA Mobile Gangguan, Manajemen Pastikan Layanan Sudah Kembali Normal

Whats New
Membandingkan Biaya Admin BRI, BCA, Bank Mandiri, hingga BNI

Membandingkan Biaya Admin BRI, BCA, Bank Mandiri, hingga BNI

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.