Kemendag Targetkan 4.200 Pedagang Ikut Sekolah Pasar di 2021

Kompas.com - 27/11/2020, 05:19 WIB
Para pedagang Pasar Mardika yang lapaknya telah dibongkar memilih berjualan di atas badan Jalan di kawasan Pasar tersebut, Kamis (24/9/2020). Para pedagang ini menolak direlokasi ke dua pasar yang disediakan pemerintah Kota Ambon KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYPara pedagang Pasar Mardika yang lapaknya telah dibongkar memilih berjualan di atas badan Jalan di kawasan Pasar tersebut, Kamis (24/9/2020). Para pedagang ini menolak direlokasi ke dua pasar yang disediakan pemerintah Kota Ambon


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penguatan pasar rakyat, baik fisik maupun nonfisik.

Salah satu upaya nonfisik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di pasar rakyat, terutama pedagang melalui program Sekolah Pasar.

Baca juga: Pengusaha Setuju UMP 2022 Mengacu pada UU Cipta Kerja

“Sekolah Pasar merupakan salah satu upaya revitalisasi nonfisik yang dilakukan Kementerian Perdagangan sebagai media pembelajaran bagi pedagang yang bertujuan untuk menambah pengetahuan serta kompetensi pedagang. Selain itu, sekolah pasar menjadi momen untuk para pedagang agar selalu menjaga protokol kesehatan di pasar rakyat,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/11/2020).

Agus menyampaikan, sekolah pasar merupakan salah satu program Kementerian Perdagangan dalam menggiatkan pasar rakyat.

Sekolah pasar dirancang untuk mendekatkan fasilitas perbankan kepada pedagang.

Selain itu, program ini dirancang agar pedagang Pasar Rakyat dapat menerapkan pola hidup bersih, menjaga lingkungan, menata dagangan dengan baik, maupun melayani konsumen dengan ramah.

Sehingga dapat bersaing dengan pasar modern serta dapat meningkatkan perekonomian daerah.

Baca juga: Reksadana Saham Diperkirakan Bakal Hijau hingga Akhir Tahun

“Kami mendorong Pemerintah Daerah dapat menduplikasi program ini di pasar rakyat wilayahnya. Program sekolah pasar memerlukan dukungan Pemerintah Daerah dan para pemangku kebijakan lainnya agar berkembang lebih cepat,” kata Agus.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra menambahkan, Sekolah Pasar untuk pedagang pasar rakyat sudah dilaksanakan sejak 2017.

Hingga 2020, program pasar rakyat telah diikuti 1.640 pedagang dari 29 pasar rakyat dan ditargetkan dapat diikuti 4.200 pedagang pada 2021.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X