Luhut: Pokoknya Program Baik di KKP Jangan Terhenti...

Kompas.com - 26/11/2020, 20:03 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat terkait tol laut secara daring di Kantornya, Jakarta, Rabu (30/9/2020). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiMenko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat terkait tol laut secara daring di Kantornya, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memanggil dua pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP), yakni Sekjen KKP Antam Novambar dan Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan TB. Haeru Rahayu.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Luhut yang sekaligus merangkap sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim itu berpesan agar pekerjaan di KKP tetap berjalan.

“Pokoknya program yang baik (di KKP) jangan terhenti, kita lakukan evaluasi jika ada yang perlu diperbaiki," ujar Luhut melalui keterangan tertulis, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Edhy Prabowo Belanja Barang Mewah Rp 750 Juta di AS, Bea Masuk Belum Dibayar karena Disita KPK

Rencananya pada Jumat (27/11/2020), Luhut bakal menggelar rapat koordinasi dengan seluruh jajaran Eselon 1 dan 2 KKP.

Luhut meminta Sekjen KKP menyiapkan daftar tugas penting yang tertunda yang perlu diputuskan.

"Jangan sampai ada istilah tidak bisa dilakukan karena tidak ada menteri," kata dia.

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020), telah menetapkan Menteri KP Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster.

Diduga, Edhy menerima uang senilai Rp 3,4 miliar dan 100.000 dollar AS dari pihak PT Aero Citra Kargo. Edhy yang diketahui tiba di Indonesia usai lawatan kerja dari AS telah dihadang oleh KPK di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu dini hari.

Baca juga: Pengganti Edhy Prabowo Diharapkan Tidak Berasal dari Parpol



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X