Sri Mulyani: Perlu Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen agar Indonesia Jadi Negara Maju

Kompas.com - 27/11/2020, 11:11 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk mendapatkan status negara maju, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia wajib tinggi.

Menkeu menaksir setidaknya ekonomi Indonesia harus tumbuh 8 persen year on year (yoy) secara berkelanjutan. Sehingga status Indonesia sebagai negara middle income trap dapat dicopot.

Dalam mencapai negara maju sebut Sri Mulyani, Indonesia bisa belajar dari negara lain. Misalnya, Singapura yang mengalami lompatan pertumhuhan ekonomi sejak 1971 hingga 1979 dengan besaran yang dijaga di 8 persen. Bahkan, tetap terjaga di level 8 persen sampai tahun 1990. Sehingga Singapura pun bisa keluar dari middle income trap.

Baca juga: Janet Yellen Ditunjuk Bidden Jadi Menkeu AS, Sri Mulyani: Welcome to the Club

“Oleh karena itu, kita perlu benar-benar bekerja secara detail dan betul-betul memiliki determinasi, untuk mengatasi masalah struktural yang biasanya menghambat negara lebih maju pendapatannya,” kata Sri Mulyani dalam seminar bertema Indonesia Emas 2045: Lulus dari Middle Income Trap, Jumat (27/11/2020).

Untuk itu lanjut dia, stabilitas ekonomi makro harus konsisten dijaga. Meski diakui syaratnya memang tidaklah mudah.

Yakni, pertama, kualitas sumber daya manusia sangat penting untuk ditingkatkan.

Kedua, infrastruktur masih sangat dibutuhkan meskipun Indonesia sudah melakukan pembangunan yang cukup banyak.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Covid-19 Tak Menjadi Penghalang RI Jadi Negara Maju

Ketiga, dalam urusan birokrasi di Indonesia, Sri Mulyani menyampaikan perlu untuk disederhanakan agar terjadi transformasi ekonomi.

“Tantangan mengelola ekonomi bukan yang sederhana, karena ekonomi tidak berjalan linier seperti kita berjalan di jalan tol. Kita melihat di dalam mengelola ekonomi banyak tantangan yang sering terjadi seperti krisis-krisis sebelumnya,” ucap Menkeu. (Yusuf Imam Santoso)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Sri Mulyani sebut butuh pertumbuhan ekonomi 8% agar Indonesia menjadi negara maju



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X