Kompas.com - 27/11/2020, 14:37 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat koordinasi terkait persiapan vaksinasi covid secara virtual di Kantornya, Jakarta, Rabu (30/9/2020). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat koordinasi terkait persiapan vaksinasi covid secara virtual di Kantornya, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menargetkan kenaikan indeks kompetitif travel dan tourism Indonesia pada 2021, mejnadi ke peringkat 30.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah membahasnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Dalam rakornas tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membandingkan objek wisata Indonesia dengan negara  tetangga sesama Asia Tenggara, seperti Thailand.

Baca juga: Luhut: Pokoknya Program Baik di KKP Jangan Terhenti...

Menurut dia, Indonesia lebih unggul mengenai objek wisata alamnya. Namun, Luhut menilai, ada kekurangan Indonesia yang pada akhirnya diupayakan untuk dibenahi. Seperti pembenahan infrastruktur dan perilaku ramah tamah.

"Dari segi alam petualangan, Thailand enggak mungkin lebih Indah dari kita. Tapi kita kurang jual Indonesia, itu enggak mungkin saja. Saya cukup banyak keliling dunia apa yang kita lihat di Labuan Bajo, Mandalika, Bali, di beberapa spot di Toba, itu tempat-tempat yang sangat indah sekali. Tapi kita kurang menjual karena banyak hal tadi. Masalah infrastruktur, masalah keramahtamahan," ungkapnya melalui tayangan virtual, Jumat (27/11/2020).

Selain itu, Luhut menyebutkan dari sisi kuliner, Indonesia juga dianggap kalah bersaing dengan Filipina. Hal ini tak lain karena kurangnya promosi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Juga hiburan, di Singapura lebih banyak. Saya pernah tugas di Singapura, saya enggak yakin hiburan kita ini kalah dengan di sana. Tapi kita menjualnya kurang dan itu memerlukan ketenangan, kedamaian. Saya ulangi, ketenangan, kedamaian," tegas dia.

Luhut akan terus mendorong pembangunan rumah sakit internasional sebagai nilai tambah agar menarik wisatawan luar negeri berobat di Indonesia. Sekaligus mencegah masyarakat dalam negeri untuk berobat ke luar negeri.

"Kesehatan kita perbaiki sekarang, dan nanti kita akan buka RS internasional di Bali. Saya kira Pak Menteri BUMN sudah kerja keras, ada mungkin Mayo Clinic masuk atau mungkin John Hopkins, atau mana saja. Mungkin nanti ada empat atau lima hospital di Bali, di Jakarta, dan Medan," ucapnya.

Baca juga: Tarik Wisatawan ke RI, Luhut: Jangan Jual Ide Kekerasan yang Buat Negeri Kita Ditakuti



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Work Smart
Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.