Sepanjang Oktober, Wisatawan asal Timor Leste Dominasi Kunjungan ke Indonesia

Kompas.com - 01/12/2020, 14:20 WIB
Patung Presiden Soekarno dipasang di dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste. Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comPatung Presiden Soekarno dipasang di dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste.

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto mengatakan, wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Oktober 2020, rata-rata berasal dari Timor Leste.

Namun, secara tahunan (year on year/yoy), jumlah wisman asal Timor Leste yang mengunjungi Indonesia justru minus 8,07 persen.

"Kalau kita melihat wisatawan mancanegara menurut kebangsaan sebagian besar adalah pelintas batas, yaitu Timor Leste sebesar 52,3 persen atau 82.800 wisman," kata dia melalui konfrensi pers virtual, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Tarik Wisatawan ke RI, Luhut: Jangan Jual Ide Kekerasan yang Buat Negeri Kita Ditakuti

Kemudian disusul dari wisman asal Malaysia sebesar 29,1 persen atau sebanyak 46.000 wisatawan. Sementara wisman asal Tiongkok yang berkunjung ke RI, hanya 4,2 persen atau 6.700 wisatawan.

"Sementara yang lainnya sebesar 22.700an atau 14,3 persen, ini di luar Tiongkok, Malaysia, dan Timor Leste. Kalau kita lihat Jerman, Selandia Baru, dan Australia ini juga hampir 100 persen penurunannya.

Selain itu, secara bulanan (month to month/mtm), kunjungan wisman dari Meksiko ke RI alami peningkatan cukup tinggi jika dibandingkan Oktober-September 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara kumulatif dari Januari-Oktober 2020, wisman yang masuk ke Indonesia sebesar 3.718.221 wisman. Jumlah itu mengalami penurunan 72,35 persen jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2019.

Baca juga: Wisatawan Sepi, Pelaku Wisata Selam Mulai Terdampak Wabah Corona

Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Oktober 2020 mencapai rata-rata 37,48 persen atau turun 19,29 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 56,77 persen.

Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK bulan ini mengalami kenaikan sebesar 5,36 poin. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Oktober 2020 tercatat sebesar 1,62 hari, terjadi penurunan sebesar 0,18 poin jika dibandingkan dengan keadaan Oktober 2019.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.