AirAsia Tambah Frekuensi Penerbangan di Lombok

Kompas.com - 04/12/2020, 11:03 WIB
Ilustrasi pesawat AirAsia SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASAIlustrasi pesawat AirAsia

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai AirAsia Indonesia menambah frekuensi penerbangan untuk rute Lombok-Jakarta menjadi 14 kali per minggu dari sebelumnya 7 kali.

Maskapai asal Negeri Jiran itu juga melayani rute Lombok-Surabaya dengan frekuensi 4 kali per minggu. Di Desember 2020 ini AirAsia telah menyediakan kapasitas sebanyak lebih dari 10.000 kursi untuk penerbangan dari dan ke Lombok. 

“Pertemuan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat merupakan lanjutan kerja sama antara AirAsia dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang telah dimulai sejak lama,” ujar Veranita dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Veranita menambahkan, pada Oktober dan November AirAsia telah menerbangkan 187 penerbangan dari dan ke Lombok dengan tingkat keterisian beberapa penerbangan di bulan November telah mencapai 70 persen sesuai kapasitas maksimal yang ditetapkan oleh pemerintah.

Jumlah penumpang AirAsia yang mengunjungi Lombok juga meningkat hampir dua kali lipat dalam dua bulan terakhir, dan diperkirakan terus meningkat di Desember. 

“Kami yakin kita akan sama-sama kembali bangkit dari situasi saat ini dengan terus bersinergi, melakukan upaya promosi bersama produk dan layanan pelaku industri wisata, tidak hanya hotel namun produk pendukung seperti aktivitas, transportasi, dan lainnya, untuk mendorong dan mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat,” kata dia.

Dalam kesempatan itu juga AirAsia mengadakan acara pengenalan potensi kerja sama antara platform airasia.com dengan hotel-hotel di Lombok.

Baca juga: AirAsia Dikabarkan Bakal Terima Suntikan Dana dari Pemerintah Malaysia

Dengan bergabungnya lebih banyak hotel di platform airasia.com  pelanggan akan dapat dengan mudah mengkombinasikan pembelian penerbangan AirAsia langsung dengan hotel yang ditawarkan sebagai paket dengan harga atraktif.

Pelanggan juga tetap dapat membeli hotel secara terpisah dengan menambahkan hotel di tiketnya, atau membeli hotel saja tanpa tiket pesawat. 

“Sinergi antara Lombok dan platform airasia.com ini kami harapkan menghasilkan penawaran-penawaran harga menarik sehingga dapat meningkatkan daya tarik Lombok bagi jutaan basis pelanggan AirAsia yang tersebar di berbagai kota, dan berkontribusi positif terhadap jumlah kunjungan ke Lombok,” ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Earn Smart
Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X