Libur Panjang Akhir Tahun Batal, ini Prediksi Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 04/12/2020, 18:07 WIB
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (14/10/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINDirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (14/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Balitbang Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) menyatakan 27 persen masyarakat masih akan melaksanakan mudik meskipun libur panjang akhir tahun 2020 dipangkas sebanyak 3 hari.

Dengan adanya potensi tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub memprediksi puncak arus mudik dan balik akan terjadi sebanyak 2 kali, akibat adanya jarak antara libur hari Natal dan tahun baru.

" Mudik untuk fase yang pertama libur 4 hari diperkirakan antara tanggal 23-24, Desember. Kemudian puncak baliknya juga untuk libur fase pertama itu tanggal 27," ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Kemenhub Mulai Tawarkan Pengelolaan 6 Terminal Bus ke Swasta

Lebih lanjut Budi menyebutkan, untuk puncak arus mudik fase kedua akan terjadi pada tanggal 30 sampai dengan 31 Desember, dimana arus baliknya terjadi pada 3 Januari 2021.

Melihat adanya potensi penumpukan kendaraan, Kemenhub menerbitkan Surat Edaran terkait pembatasan kendaraan angkutan barang.

Namun, Budi memastikan pembatasan akan dilaksanakan secara fleksibel, dimana pengawasan secara ketat hanya akan dilaksanakan di jalur Cikampek.

"Akan dilaksanakan dengan melihat situasi," ucap Budi.

Baca juga: AP II Prediksi Puncak Arus Mudik di Bandara Mulai 23 Desember 2020



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X