Kompas.com - 11/12/2020, 12:45 WIB
Suasana pengerjaan proyek yang ditangani Len Industri. Dok LEN INDUSTRISuasana pengerjaan proyek yang ditangani Len Industri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak susunan direksi PT Len Industri (Persero).

Mantan bos Inter Milan itu mengangkat Bobby Rasyidin sebagai Direktur Utama, Wahyu Sofiadi Direktur Bisnis dan Kerjasama, dan juga Tazar Marta Kurniawan sebagai Direktur Teknologi PT Len Industri.

Ketiganya menggantikan posisi Zakky Gamal Yasin yang menjabat sebagai Direktur Utama dan Adi Sufiadi Yusuf selaku Direktur Operasi II, serta penambahan 1 anggota direksi yakni Direktur Teknologi.

Baca juga: Ini Nama Baru Hasil Merger 3 Bank Syariah BUMN

Vice President Sekretaris Perusahaan Len Industri Atini Hasanah mengatakan, selain perubahan direksi, pemegang saham juga merubah nomenklatur jabatan anggota direksi perseroan.

“Kini komposisi Direktur PT Len Industri menjadi lima orang, dari sebelumnya hanya empat orang,” ujar Atini dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/12/2020).

Menurut Atini, Kementerian BUMN selaku pemegang penuh saham perusahaan, mengambil langkah perubahan dan penetapan ini sebagai bagian dari upaya untuk lebih meningkatkan lagi kinerja bisnis maupun keuangan  perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, Len Industri kini tengah dipersiapkan untuk memimpin kolaborasi antar BUMN di lingkup BUMN Sub-Klaster Industri Pertahanan (Indhan) dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan nasional.

“Pembentukan Holding BUMN Indhan yang kini masih berjalan memiliki tujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan perekonomian industri pertahanan dalam negeri agar menjadi lebih maju, kuat, mandiri dan berdaya saing,” kata dia.

Bobby Rasyidin adalah pria kelahiran Padang 31 Oktober 1974 yang telah mengenyam gelar sarjana dari Institut Teknologi Bandung dan Magister Manajemen dari UNSW Sydney Australia.

Ia telah menjabat sebangai Komisaris Independen PT GMF AeroAsia Tbk sejak Juni 2020 dan juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Alcatel Lucent Indonesia sejak Juli 2012.

Baca juga: Bentuk Holding BUMN UMKM, Pemerintah Pastikan Tetap Pegang Kendali

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.