Ada Vaksin Covid-19, Kemenperin Tetap Padukan Pembinaan secara Langsung dan Daring

Kompas.com - 11/12/2020, 14:07 WIB
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih memeriksa produksi cangkul di Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (18/12/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDirektur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih memeriksa produksi cangkul di Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (18/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan, tahun depan pihaknya akan melakukan pembinaan para perajin usaha dengan dua cara, yakni secara tatap muka dan daring.

"Jadi kita tetap padukan tahun depan. Walaupun covid ini sudah tidak ada, tapi melihat efisiensi efektivitas perpaduan pembinaan yang dilakukan secara offline maupun online maka tahun depan rasanya kami akan tetap melakukan," kata dia dalam konfrensi pers daring Kompetisi Tudung Saji Nusantara," Jumat (11/12/2020).

Selain itu, dengan perpaduan pembinaan secara langsung maupun daring akan mampu memperluas daerah yang akan difasilitasi oleh Kemenperin.

"Walaupun vaksin sudah ada, walaupun covid sudah tidak ada, kita tetap padukan itu. Supaya nanti banyak lagi daerah-daerah yang bisa difasilitasi untuk pelatihan," ujarnya.

Baca juga: Kemenperin Fasilitasi United Bike Serap Komponen Produk IKM

Pada kesempatan itu Gati menjelaskan bahwa Kompetisi Tudung Saji Nusantara 2020 merupakan kompetisi yang diselenggarakan untuk melestarikan budaya bangsa. Dengan memperkenalkan budaya bangsa melalui kerajinan adiluhung serta menumbuhkan minat kaum muda milenial untuk mendorong generasi pengrajin secara inovatif, kreatif, dan juga ramah lingkungan.

Selain itu, kompetisi ini juga mendukung kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI) dalam rangka membangun minat masyarakat dalam membeli produk lokal, khususnya produk-produk UMKM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nilai ekspor barang industri kerajinan pada periode Januari–September 2020 mencapai 435 juta dollar AS atau setara Rp 6,17 triliun. Nilai tersebut mengalami penurunan sebesar 9,9 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor periode yang sama tahun 2019, sebesar 483 juta dollar AS atau setara Rp 6,71 triliun.

Untuk itu diperlukan suatu langkah dari pemerintah untuk menggiatkan kembali perajin salah satunya melalui kompetisi.

"Para perajin harus ikut beradapatasi memaksimalkan potensi untuk improvisasi agar dapat terus berkreasi. Para perajin dituntut untuk terus berinovasi mengeluarkan ide, dan karya kreatif yang dapat memberikan pengaruh postif pada perkembangan indsutri kerajinan," kata Gati.

Baca juga: Cerita Perajin Kain Tenun Bali yang Produknya Dipinang Christian Dior

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertamina Targetkan Blok Rokan Bisa Produksi 180.000 Barel per Hari di 2022

Pertamina Targetkan Blok Rokan Bisa Produksi 180.000 Barel per Hari di 2022

Whats New
Generasi Milenial Makin Tertarik Investasi Saham dan Reksa Dana

Generasi Milenial Makin Tertarik Investasi Saham dan Reksa Dana

Earn Smart
Ini Daftar Tiket Pesawat yang Didiskon Hingga 80 Persen di GATF 2021

Ini Daftar Tiket Pesawat yang Didiskon Hingga 80 Persen di GATF 2021

Whats New
Cara Isi Saldo ShopeePay Lewat DANA, Alfamart, dan Indomaret

Cara Isi Saldo ShopeePay Lewat DANA, Alfamart, dan Indomaret

Spend Smart
PPKM Level 3 Serentak Batal, Okupansi Hotel Diprediksi Meningkat

PPKM Level 3 Serentak Batal, Okupansi Hotel Diprediksi Meningkat

Whats New
Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket Pesawat Hingga 80 Persen di GATF 2021

Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket Pesawat Hingga 80 Persen di GATF 2021

Spend Smart
Juda Agung dan Aida S. Budiman Resmi Jadi Calon Deputi Gubernur BI

Juda Agung dan Aida S. Budiman Resmi Jadi Calon Deputi Gubernur BI

Whats New
Besok, Presiden Jokowi akan Resmikan Bandara Tebelian di Kalbar

Besok, Presiden Jokowi akan Resmikan Bandara Tebelian di Kalbar

Rilis
Indonesia Kembali Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan IMO 2022-2023

Indonesia Kembali Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan IMO 2022-2023

Whats New
Menko Airlangga: Kebijakan Pemulihan Ekonomi Sudah Berada di Jalur yang Benar

Menko Airlangga: Kebijakan Pemulihan Ekonomi Sudah Berada di Jalur yang Benar

Rilis
Erick Thohir Ganti Dirut PT Sang Hyang Seri

Erick Thohir Ganti Dirut PT Sang Hyang Seri

Rilis
Soal Penempatan PMI, Menaker Nilai MoU dengan Malaysia Harus Segera Rampung

Soal Penempatan PMI, Menaker Nilai MoU dengan Malaysia Harus Segera Rampung

Whats New
Dibayangi Ketidakpastian, Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Tembus 5 Persen di 2022

Dibayangi Ketidakpastian, Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Tembus 5 Persen di 2022

Whats New
INACA: Terjadi Fenomena Menarik di Industri Penerbangan Nasional Saat Pandemi

INACA: Terjadi Fenomena Menarik di Industri Penerbangan Nasional Saat Pandemi

Whats New
Menkop UKM Pastikan Debitur KUR Korban Erupsi Semeru Dapat Perlakuan Khusus

Menkop UKM Pastikan Debitur KUR Korban Erupsi Semeru Dapat Perlakuan Khusus

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.