Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah Ajak Pengusaha Beli Vaksin Untuk Karyawannya

Kompas.com - 13/12/2020, 16:15 WIB
Rully R. Ramli,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengajak pengusaha untuk berperan aktif dalam pelaksanaan program vaksinasi Covid-19.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mendorong para pelaku dalam negeri untuk bekerja sama terkait pengadaaan vaksin Covid-19, khususnya yang bersifat mandiri.

"Pengusaha ikut bergotong royong untuk pengadaan vaksin," kata Arya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Pfizer dan Moderna Raup Rp 451 Triliun dari Penjualan Vaksin Covid-19 pada 2021

Lebih lanjut Arya menjelaskan, para pengusaha dapat turut membantu pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 mandiri kepada para karyawannya.

"Ajakan kita agar para pengusaha membeli vaksin mandiri untuk karyawannya," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, pemerintah membagi dua kategori pemberian vaksin Covid-19, yakni vaksin bantuan dari pemerintah dan vaksin mandiri.

Menteri BUMN Erick Thohir ditugaskan langsung untuk menyiapkan vaksin Covid-19 kategori mandiri.

Nantinya, akan disiapkan 160 juta dosin vaksin Covid-19 kategori tersebut.

Baca juga: Tak Ingin Mendahului, Jokowi Ingin Disuntik Vaksin Covid-19 Bersamaan dengan Rakyat

“Kemarin pemerintah sudah menugaskan Kementerian BUMN nanti untuk membantu vaksin mandiri. Itu kurang lebih untuk 75 juta jiwa, nanti datanya ada atau sekitar 160 juta lebih dosis,” ujar Erick, Rabu (18/11/2020).

Pemerintah juga telah menetapkan enam jenis vaksin Covid-19 yang bisa dikonsumsi di Indonesia.

Keenam jenis vaksin itu diproduksi PT Bio Farma (Persero), Astrazeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech Ltd.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com