Berkat Sinyal Black Box Pesawat, Lokasi Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

Kompas.com - 10/01/2021, 18:34 WIB
Serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan beberapa potongan tubuh kembali tiba di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Minggu (10/1/2021) siang. DOK. BASARNASSerpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan beberapa potongan tubuh kembali tiba di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Minggu (10/1/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pencarian dan pertolongan gabungan berhasil menemukan titik lokasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) kemarin.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, lokasi pesawat tersebut diketahui setelah Kapal Republik Indonesia (KRI) Rigel mendapatkan sinyal yang diduga kuat berasa dari kotak hitam atau black box pesawat yang sedang dicari.

“TNI bersama tim gabungan juga tengah menyiapkan rencana pengangkatan potongan besar pesawat dengan menggunakan kapal yang memiliki alat crane untuk mengangkut benda besar,” kata Hadi dalam keterangan tertulis, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Dua Sinyal Black Box Sriwijaya Air Sudah Bisa Dipantau, Lokasi Ditandai

Lebih lanjut, Hadi menegaskan, seluruh jajaran TNI mendukung Basarnas dalam upaya pencarian yang saat ini tengah dilakukan.

TNI dipastikan akan terus melakukan upaya menemukan seluruh korban, bagian pesawat, dan juga keberadaan black box pesawat.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyadari, pencarian pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak itu bukan lah hal yang mudah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tetapi rekan-rekan dari Basarnas, TNI, Polri, dan stakeholder lainnya bahu-membahu melakukan kegiatan ini dengan baik, sehingga kami bisa temukan lokasinya hari ini,” tutur Budi.

Baca juga: Luhut Minta Kapal Deteksi Canggih Dikerahkan Bantu Pencarian Pesawat Sriwijaya Air

Kepala Basarnas Bagus Puruhito menjelaskan, tim SAR gabungan hingga hari ini telah menemukan sejumlah serpihan pesawat, dan bagian tubuh manusia, yang selanjutnya akan dikumpulkan dan diserahkan kepada Tim DVI Polri dan KNKT untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.

Tim SAR Gabungan akan terus mengumpulkan potongan pesawat dan lainnya hingga proses pencarian dinyatakan selesai.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, tim dari KNKT yang menggunakan Kapal Baruna Jaya IV telah merapat ke kapal KRI Rigel yang berada di titik lokasi jatuhnya pesawat, untuk melakukan pencarian kotak hitam pesawat, dengan mengunakan unit ping locater finder.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X