Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Kompas.com - 17/01/2021, 19:21 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (DOK. KEMENKO MARVES) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal, termasuk sepeda lokal.

Ajakan itu disampaikan Luhut dalam acara "Kembali Bersepeda untuk Indonesia Sehat dan Maju" yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (17/1/2021).

Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021.

"Kita semua harus bangga menggunakan produk lokal di dalam kehidupan sehari-hari, termasuk untuk aktivitas kebugaran tubuh seperti bersepeda," kata Luhut yang hadir secara virtual.

Baca juga: Tren Penjualan Sepeda Naik Pesat, IKM Alat Angkut Banting Setir

Acara yang digelar dengan kegiatan bersepeda dan pameran produk sepeda lokal itu dilaksanakan secara daring dan luring.

"Tentu kita tidak berhenti sampai di sini. Yang lebih penting lagi adalah aksi nyata kita mendukung dengan membeli produk-produk lokal. Semua dimulai dari kita, yang harus lebih dulu membeli, dan dengan bangga mempromosikan kepada rekan-rekan. Di sinilah semangat gotong-royong diwujudkan," katanya.

Acara yang berlangsung dari 17-31 Januari 2021 itu memamerkan berbagai produk sepeda konvensional maupun bertenaga listrik karya anak bangsa.

Sejumlah merek yang ikut berpartisipasi di antaranya United Bike, Volta, Jarvis, Selis, Rakata, Uinfly, Dipa Bike, Petra Bike, Molisidi, BF Goodrich, Elbike dan Viar. Turut dalam pameran ini adalah berbagai UMKM binaan PT Pelindo II, PT KAI, PT BRI, dan Bank Indonesia.

"Pada acara ini dipamerkan berbagai produk UMKM, terutama sepeda konvensional, sepeda listrik dan sepeda motor listrik buatan Indonesia. Kita mampu membuat desain-desain sesuai gaya hidup masyarakat, tentu ini sangat relevan. Selain itu, sebagai tuan rumah, kami mengupayakan agar tempat-tempat konektivitas dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan Gernas BBI pada bulan ini," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berharap rangkaian kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia akan bisa jadi ajang meningkatkan skala UMKM.

Ajang itu juga diharapkan memperluas pembayaran digital melalui QRIS, dan memberi fokus pada Artisan Indonesia di masing-masing daerah.

"Kami berharap kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah ini dapat membangkitkan kembali UMKM di sektor nasional," sebut dia.

Baca juga: Chatib Basri: Saat Pandemi, Orang Kaya Alihkan Belanja ke Sepeda hingga Tanaman Hias



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Earn Smart
Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X