Optimisme Pemulihan Ekonomi Dorong Rupiah Ditutup Menguat Sore Ini

Kompas.com - 20/01/2021, 16:59 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar AS THINKSTOCKSIlustrasi rupiah dan dollar AS

Di hadapan Komite Keuangan Senat Yellen beralasan, manfaat ekonomi dari stimulus yang besar akan jauh lebih besar daripada risiko beban utang yang lebih tinggi.

Yellen mengatakan dalam dengar pendapatnya, pemotongan pajak yang diberlakukan pada 2017 untuk perusahaan besar harus dicabut.

Baca juga: Jumlah Pelanggan Melonjak di Tengah Pandemi, Netflix Raup Pendapatan Rp 350 Triliun

Sementara itu, Presiden terpilih Joe Biden dan pemerintahannya mulai fokus pada proposal paket stimulus 1,9 triliun dollar AS pada minggu sebelumnya untuk meningkatkan ekonomi dan mempercepat distribusi vaksin Covid-19.

Di sisi lain, People’s Bank of China mengumumkan suku bunga pinjaman satu tahun dan lima tahun pada Januari tetap.

Sementara Bank of Japan dan European Central Bank akan mengumumkan keputusan kebijakan mereka pada hari Kamis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X