Daftar 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Indonesia

Kompas.com - 24/01/2021, 11:06 WIB
Petugas Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus penduduk secara langsung ke permukiman warga di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (1/9/2020). BPS melakukan sensus penduduk secara tatap muka mulai 1 September 2020 untuk mencatat penduduk Indonesia yang belum mengikuti sensus penduduk secara daring. Sebelumnya, sebanyak 54,1 juta penduduk terdaftar dalam sensus penduduk yang dilaksanakan secara daring sejak 15 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAPetugas Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus penduduk secara langsung ke permukiman warga di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (1/9/2020). BPS melakukan sensus penduduk secara tatap muka mulai 1 September 2020 untuk mencatat penduduk Indonesia yang belum mengikuti sensus penduduk secara daring. Sebelumnya, sebanyak 54,1 juta penduduk terdaftar dalam sensus penduduk yang dilaksanakan secara daring sejak 15 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah merilis data jumlah penduduk Indonesia terbaru. Teranyar, jumlah penduduk Indonesia 2021 sudah mencapai 271,34 juta jiwa.

Data jumlah penduduk Indonesia itu berasal dari hasil integrasi data kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Sensus Penduduk 2020 Badan Pusat Statistik (BPS).

Deretan provinsi dengan penduduk terbanyak tetap didominasi Pulau Jawa. Berturut-turut Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.

Sementara untuk provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit di Indonesia didominasi provinsi dari kawasan Indonesia Timur.

Baca juga: Dalam 10 Tahun, Jumlah Penduduk Indonesia Bertambah 32,5 Juta Jiwa

Berikut ini 7 provinsi dengan jumlah penduduk tersedikit di Indonesia sebagaimana dirangkum dari data Sensus Penduduk 2020 BPS pada Minggu (24/1/2021).

1. Kalimantan Utara

Kalimantan Utara atau Kaltara saat menempati posisi pertama sebagai daerah dengan jumlah penduduk paling rendah di Indonesia. Jumlah penduduknya saat ini tercatat hanya 701.814 jiwa.

Kaltara adalah satu-satunya provinsi yang jumlah penduduknya di bawah 1 juta jiwa. Rincian jenis kelamin penduduk di provinsi termuda ini adalah penduduk laki-laki sebanyak 370.650 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 331.164 jiwa.

2. Gorontalo

BPS mencatat jumlah penduduk Provinsi Gorontalo saat ini yakni sebanyak 1.171.681 jiwa. Berdasarkan jenis kelamin rinciannya adalah 591.349 jiwa dan perempuan sebanyak 580.332 jiwa.

Baca juga: 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Indonesia

Dengan jumlah penduduk sebanyak itu, Gorontalo menempati rangking kedua sebagai provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit di Tanah Air.

3. Papua Barat

Papua Barat berada di rangking ketiga sebagai provinsi dengan penduduk paling sedikit di Indonesia, yakni sebanyak 1.134.068 jiwa yang terdiri dari penduduk laki-laki sebanyak 597.128 jiwa dan perempuan 536.940 jiwa.

Papua Barat juga menjadi salah satu provinsi terluas di Indonesia di urutan kelima yakni 140.376 kilometer persegi, sehingga menjadikannya sebagai daerah yang masih sangat sepi karena kepadatan penduduknya yang masih sangat rendah.

4. Maluku Utara

Jumlah penduduk Maluku Utara berdasarkan Sensus Penduduk 2020 adalah sebanyak 1.282.937 jiwa. Rinciannya penduduk pria sebanyak 657.411 jiwa dan penduduk wanita sebanyak 625.526 jiwa.

Baca juga: Generasi Z dan Milenial Dominasi Jumlah Penduduk Indonesia

Dengan jumlah penduduk tersebut, Maluku Utara yang beribu kota di Ternate ini berada di urutan keempat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk tersedikit di Indonesia.

5. Sulawesi Barat

Sulawesi Barat atau Sulbar jadi provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit di Indonesia di urutan kelima. Jumlah penduduk provinsi yang beribukota di Mamuju ini hanya 1.419.229 jiwa.

Rinciannya adalah penduduk laki-laki sebanyak 720.187 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 699.042 jiwa. Sulbar juga merupakan salah satu provinsi dengan kepadatan terendah di Indonesia.

6. Bangka Belitung

Bangka Belitung adalah provinsi dengan jumlah penduduk tersedikit di kawasan Indonesia Barat. Sementara di lingkup nasional, posisinya berada di urutan keenam.

Baca juga: Jumlah Penduduk Indonesia Terkini Mencapai 271,34 Juta

Jumlah penduduk Bangka Belitung dalam Sensus Penduduk 2020 adalah sebanyak 1.455.678 jiwa yang terdiri dari penduduk laki-laki sebanyak 749.548 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 706.130 jiwa.

7. Maluku

Di urutan ketujuh dalam rangking provinsi dengan penduduk tersedikit di Indonesia adalah Provinsi Maluku. Penduduk Provinsi Maluku saat ini adalah 1.848.923 jiwa, terdiri dari laki-laki 936.478 jiwa dan perempuan 912.445 jiwa.

Sebagian besar luas Maluku adalah lautan, bahkan Maluku tercatat sebagai provinsi dengan luas wilayah lautan terluas di Indonesia. Di Selatan, wilayah laut Maluku berbatasan langsung dengan perairan Australia.

Baca juga: 10 Provinsi di Indonesia dengan Upah Minimum Tertinggi 2021

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Tol Layang Japek Akan Tutup Sementara untuk Ganti Nama Jadi Sheikh MBZ

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

[KURASI KOMPASIANA] Brezel, Roti Terpopuler dari Jerman | Japanese Milk Bread, Roti Unyu Menggiurkan

Rilis
Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Meski Kinerja Keuangan Merugi Pada 2020, PGN Masih dalam Kondisi Baik

Whats New
Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Di Tengah Pandemi, PGN Sukses Tuntaskan Penugasan dari Pemerintah

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

[KURASI KOMPASIANA] Susah Move On dari Mantan? Belajarlah dari Petugas SPBU | 5 Cara Move On dari Mantan agar Prosesnya Lancar Luncur

Rilis
Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Kadin Dorong Peran Asosiasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid-19

Whats New
Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Sepekan Terakhir, IHSG Menguat Tipis 0,98 Persen

Whats New
GeNose Tersedia di Bandara Ngurah Rai, Tarif Rp 40.000

GeNose Tersedia di Bandara Ngurah Rai, Tarif Rp 40.000

Whats New
1.275.387 Formasi ASN 2021 Resmi Dibuka, Ini Rinciannya

1.275.387 Formasi ASN 2021 Resmi Dibuka, Ini Rinciannya

Whats New
Menko Airlangga Gelontorkan Subsidi Ongkir, Asosiasi E-Commerce Sambut Baik

Menko Airlangga Gelontorkan Subsidi Ongkir, Asosiasi E-Commerce Sambut Baik

Whats New
Cara Daftar UMKM Online untuk Mencairkan BLT Rp 1,2 Juta

Cara Daftar UMKM Online untuk Mencairkan BLT Rp 1,2 Juta

Earn Smart
[POPULER DI KOMPASIANA] Royalti Memutar Lagu | Kena Ghosting Rekruter | Patah Hati dan Lagu 'Hey Jude'

[POPULER DI KOMPASIANA] Royalti Memutar Lagu | Kena Ghosting Rekruter | Patah Hati dan Lagu "Hey Jude"

Rilis
THR PNS Cair, Kurang Efektif Dorong Konsumsi dan Ekonomi di Kuartal II 2021

THR PNS Cair, Kurang Efektif Dorong Konsumsi dan Ekonomi di Kuartal II 2021

Whats New
Pemerintah China Denda Grup Alibaba Rp 40,6 Triliun, Mengapa?

Pemerintah China Denda Grup Alibaba Rp 40,6 Triliun, Mengapa?

Whats New
Jadi CPNS Kemenkumham Jalur Ikatan Dinas, Simak Dokumen Persyaratannya

Jadi CPNS Kemenkumham Jalur Ikatan Dinas, Simak Dokumen Persyaratannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X