Keluh Kesah Pengusaha yang Bisnisnya Terdampak Banjir Jakarta

Kompas.com - 22/02/2021, 10:38 WIB
Warga berjalan melewati banjir di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi serta drainase yang buruk membuat kawasan Kemang banjir setinggi 1,5 meter. ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARSWarga berjalan melewati banjir di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi serta drainase yang buruk membuat kawasan Kemang banjir setinggi 1,5 meter.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya sempat terendam banjir pada Jumat (19/2/2021) dan Sabtu (20/2/2021) kemarin. Ini disebut memberikan kerugian signifikan terhadap berbagai sektor usaha di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, banjir yang terjadi di tengah pandemi Covid-19 menjadi pukulan tersendiri bagi para pelaku usaha dari berbagai sektor.

“Khususnya di sektor perdagangan seperti pusat perdagangan, mall, restoran, pasar tradisional, hotel, serta logistik dan transportasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).

Menurut Sarman, kondisi keuangan banyak pelaku usaha sampai saat ini masih terdampak oleh pandemi. Akhir pekan pun seharusnya dimanfaatkan sebagai momentum pemulihan arus keuangan.

Baca juga: Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Namun momentum itu sirna dengan datangnya banjir. Cuaca ekstrim yang melanda Jabodetabek dengan curah hujan yang sangat tinggi menimbulkan banjir yang tidak dapat dihindari.

Lebih lanjut Sarman mencotohkan, sebuah mall di bilangan Jakarta Selatan, yang jumlah pengunjungnya hanya mencapai 40 persen pada Sabtu malam. Namun, ia tidak bisa mendetail berapa jumlah kerugian yang dialami oleh para pelaku usaha akibat banjir terjadi.

“Bagi pelaku usaha banjir di tengah pandemi Covid-19, ibarat sudah jatuh, tertimpa tangga pula, sudah berat semakin berat menghadapi tantangan ini,” kata dia.

Sarman berharap, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat melakukan berbagai langkah pencegahan banjir, seperti pelaksanaan revitalisasi.

“Pelaku usaha sangat berharap agar masalah banjir ini dapat semakin dikendalikan sehingga tidak mengganggu berbagai aktivitas perekonomian dan masyarakat,” ucapnya.

Baca juga: Simak, Bank Mandiri Bakal Salurkan KPR DP 0 Persen Buat Segmen Ini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X