Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertamina EP Berhasil Genjot Produksi Minyak di Sumur Akasia Bagus Indramayu

Kompas.com - 22/02/2021, 15:30 WIB
Rully R. Ramli,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina EP mampu meningkatkan produksi minyak mentah di sumur Akasia Bagus (ABG)-008.

General Manager Pertamina EP Asset 3 Wisnu Hindadari mengatakan, pihaknya berhasil meningkatkan produksi sumur di Desa Sumbon Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, itu dari 578 barrel per hari, menjadi 1.580 barel per hari.

Ia menjelaskan, sumur yang telah berproduksi sejak tahun lalu itu, berhasil ditingkatkan produktivitasnya melalui program well intervention pada awal tahun 2021.

Baca juga: Ada Transparasi Suku Bunga, BI: Masyarakat Bisa Pilih Bank Berbunga Kredit Paling Murah

ABG-008 sendiri merupakan salah satu dari tiga sumur Step Out di wilayah kerja Asset 3 di Jawa Barat, yang berhasil dibor oleh Pertamina EP pada tahun 2020 lalu.

Target produksi awal dari ABG-008 adalah minyak sebesar 460 barrel per hari, namun uji produksi membuktikan bahwa ABG-008 mampu berproduksi hingga  578 barrel per hari.

“Uji produksi ini juga menunjukan bahwa ABG-008 memiliki potensi lebih besar lagi sehingga tim Pertamina EP Asset 3 pun mengusulkan program well intervention berupa stimulasi yang mulai dieksekusi pada 6 Januari 2021,” tutur Wisnu dalam keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).

Saat ini, Pertamina EP Asset 3 yang terdiri dari Jatibarang Field, Subang Field dan Tambun Field memproduksikan minyak sebesar rata-rata 12,620 barrel per hari dan gas sebesar rata-rata 264.6 MMSCFD.

Lebih lanjut Wisnu menegaskan komitmen Pertamina EP Asset 3 untuk berperan  aktif dalam upaya pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Baca juga: Keluh Kesah Pengusaha yang Bisnisnya Terdampak Banjir Jakarta

“Untuk itu pada tahun 2021 ini Pertamina EP akan melaksanakan 28 pengeboran pengembangan, 143 well intervention dan 12 kerja ulang di wilayah kerja Asset 3,” ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menteri PUPR Akui Pelemahan Rupiah Bakal Berdampak ke Proyek IKN

Menteri PUPR Akui Pelemahan Rupiah Bakal Berdampak ke Proyek IKN

Whats New
PAM Jaya Buka Lowongan Kerja hingga 24 Juni 2024, Simak Persyaratannya

PAM Jaya Buka Lowongan Kerja hingga 24 Juni 2024, Simak Persyaratannya

Work Smart
Apa Saja Keuntungan Investasi Reksadana?

Apa Saja Keuntungan Investasi Reksadana?

Work Smart
Gandeng Dukcapil, OJK Tingkatkan Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Gandeng Dukcapil, OJK Tingkatkan Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Whats New
Pemanfaatan Gas Domestik Hanya Naik 10 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Pemanfaatan Gas Domestik Hanya Naik 10 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Whats New
IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Saham PGEO Naik 10 Persen

IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Saham PGEO Naik 10 Persen

Whats New
Catat, Ini Honor Petugas dan Pengawas Pilkada 2024

Catat, Ini Honor Petugas dan Pengawas Pilkada 2024

Whats New
Ada Gangguan Sistem Imigrasi, Angkasa Pura Tambah Petugas Operasional di Bandara

Ada Gangguan Sistem Imigrasi, Angkasa Pura Tambah Petugas Operasional di Bandara

Whats New
Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Whats New
Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Whats New
Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Whats New
Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Whats New
Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Whats New
Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Whats New
Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com