Tesla Diproyeksi Raup Keuntungan Rp 8,4 Triliun dari Pembelian Bitcoin

Kompas.com - 22/02/2021, 17:15 WIB
Pabrik Tesla. Tech Vision/ YoutubePabrik Tesla.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga aset kripto atau cryptocurrency Bitcoin terus menguat. Ini membuat perusahaan-perusahaan raksasa seperti Tesla dan Microstrategy terus meraup keuntungan dari kepemilikan Bitcoin.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatkan, saat ini Bitcoin diperdagangkan di level Rp 851 juta per keping.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Tesla membeli 43.000 keping Bitcoin dengan harga 35.000 AS atau setara Rp 490 juta per keping. Bila mengacu dengan harga Bitcoin saat ini, maka Tesla diperhitungkan telah mendapatkan keuntungan sebesar 600 juta dollar AS atau Rp 8,4 triliun.

“Total aset Tesla awalnya 1,5 miliar dollar AS. Saat ini, diperkirakan sudah tumbuh melebihi 2,2 miliar miliar dollar AS. Artinya, diperkirakan, aset Tesla tumbuh sekitar 45 persen setelah menyimpan dan membeli Bitcoin,” tutur Oscar dalam keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).

Bukan hanya Tesla, Oscar menambah, Microstrategy juga menjadi perusahaan yang meraup keuntungan hingga triliunan rupiah akibat penguatan harga Bitcoin. Bahkan, perusahaan yang fokus pada teknologi informatika itu diproyeksi mendapatkan keuntungan lebih besar dari Tesla.

Baca juga: Kembali Cetak Rekor Harga Tertinggi, Valuasi Pasar Bitcoin Kalahkan Tesla

Oscar menjelaskan, Microstrategy sudah memiliki 72.000 keping Bitcoin atau senilai sekitar Rp 57 triliun. Perusahaan tersebut membeli Bitcoin secara bertahap dimulai pada Agustus 2020, dengan pembelian perdana sebanyak 21.454 keping Bitcoin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Semenjak mereka membeli Bitcoin, valuasi asetnya meningkat drastis. Ini bisa dilihat dari pergerakan harga sahamnya di NASDAQ,” ujarnya.

Awalnya, pada Agustus tahun lalu saham Microstrategy di NASDAQ hanya mencapai 141 dollar AS, namun kini saham perusahaan itu telah mencapai 927 dollar AS.

Bahkan, Microstrategy Inc masih ingin menambah Bitcoin. Terakhir, Microstrategy mengumumkan ingin membeli Bitcoin lagi senilai 600 juta dollar AS atau sekitar Rp 8,4 triliun.

Selain perusahaan korporasi, orang-orang yang memiliki Bitcoin juga kaya mendadak.

Seperti yang dialami oleh saudara kembar Tyler dan Cameron Winklevoss, yang telah membeli Bitcoin sejak tahun 2012 sekitar 1 persen dari populasi Bitcoin yang beredar atau sekitar 1,5 juta keping, di mana pada saat itu harga Bitcoin masih berada di kisaran 13 dollar AS.

“Sekarang, sudah 58.000 dollar AS. Artinya, perkiraan peningkatan kekayaannya mencapai sekitar 400.000 persen. Sebuah peningkatan yang sangat fantastis. Mereka bisa menjadi multi tiliuner hanya dengan menyimpan Bitcoin,” ucap Oscar.

Baca juga: Tesla Pilih Bangun Pabrik di India ketimbang Indonesia, Apa Alasannya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Terbaru PPKM Naik Pesawat Wajib PCR, Kapan Mulai Berlaku?

Aturan Terbaru PPKM Naik Pesawat Wajib PCR, Kapan Mulai Berlaku?

Whats New
Program Kemitraan dan Digitalisasi Pacu Produktivitas Industri Olahan Susu

Program Kemitraan dan Digitalisasi Pacu Produktivitas Industri Olahan Susu

Rilis
Fakta Seputar Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta untuk Penumpang dari Luar Negeri

Fakta Seputar Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta untuk Penumpang dari Luar Negeri

Whats New
Pemerintah Diminta Buka 'Call Center' Khusus Aduan Pinjol Ilegal

Pemerintah Diminta Buka "Call Center" Khusus Aduan Pinjol Ilegal

Whats New
Garuda Dikabarkan Bakal Pailit, Manajemen Buka Suara

Garuda Dikabarkan Bakal Pailit, Manajemen Buka Suara

Whats New
Ingat, Setelah 30 November 2021 Kartu Debit Magnetik BCA Tak Bisa Digunakan

Ingat, Setelah 30 November 2021 Kartu Debit Magnetik BCA Tak Bisa Digunakan

Whats New
Ini Kriteria Frozen Food yang Wajib Punya Izin Edar BPOM

Ini Kriteria Frozen Food yang Wajib Punya Izin Edar BPOM

Whats New
Kemenkop UKM dan Polri Koordinasi Terkait Perizinan Makanan Beku oleh Pebisnis Rumahan

Kemenkop UKM dan Polri Koordinasi Terkait Perizinan Makanan Beku oleh Pebisnis Rumahan

Whats New
Resah Ada Eksportir Nakal, Petani Sarang Walet Minta Pemerintah Tegas

Resah Ada Eksportir Nakal, Petani Sarang Walet Minta Pemerintah Tegas

Whats New
Nasabah Tak Bayar Utang Bisa Hentikan Kemampuan Finansial Pinjol Ilegal

Nasabah Tak Bayar Utang Bisa Hentikan Kemampuan Finansial Pinjol Ilegal

Whats New
Soal Izin Edar 'Frozen Food', Asosiasi UMKM Soroti Koordinasi Pemerintah dengan Kepolisian

Soal Izin Edar "Frozen Food", Asosiasi UMKM Soroti Koordinasi Pemerintah dengan Kepolisian

Whats New
Krisis Energi, Satu Lagi Perusahaan Pengecer Listrik Singapura Tumbang

Krisis Energi, Satu Lagi Perusahaan Pengecer Listrik Singapura Tumbang

Whats New
SKD CPNS 2021 di Luar Negeri Digelar 26-28 Oktober, Ini Syaratnya

SKD CPNS 2021 di Luar Negeri Digelar 26-28 Oktober, Ini Syaratnya

Whats New
Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Perpanjang DP 0 Persen Kendaraan dan Properti

Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Perpanjang DP 0 Persen Kendaraan dan Properti

Whats New
Solar Langka di Beberapa Daerah, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan BBM

Solar Langka di Beberapa Daerah, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan BBM

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.