Menhub Luncurkan Kampanye Yuk Selamat Bersama, Apa Itu?

Kompas.com - 17/03/2021, 17:20 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi V DPR,  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi V DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan pentingnya faktor keselamatan dalam keberlangsungan sektor transportasi. Bahkan, menurut dia, keselamatan dalam transportasi memiliki peranan terhadap pemulihan ekonomi yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

"Tentunya peningkatan keselamatan transportasi di Indonesia turut berperan besar dalam mewujudkan transportasi makin maju di masa pemulihan ekonomi dan sosial saat ini," tuturnya dalam diskusi virtual, Rabu (17/3/2021).

Oleh karenanya, Budi terus mendorong para pelaku terkait di sektor transportasi untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi.

Baca juga: Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk selalu konsisten mengedepankan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas melayani masyarakat serta menjadi pelopor keselamatan bertransportasi.

"Saya Menteri Perhubungan Republik Indonesia mengajak kita semuanya budayakan transportasi yang selamat, aman, nyaman dan sehat," kata dia.

Selain itu, guna mendorong keselamatan transportasi di masyarakat Kemenhub juga meluncurkan kampanye bertajuk 'Yuk Selamat Bersama', yang tujuannya mengedukasi berbagai lapisan stake holders sektor transportasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Keselamatan merupakan muara utama dalam sebuah penyelenggaraan transportasi.Untuk itu perlu langkah, komitmen, dan kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan, untuk mewujudkan kemajuan dan peningkatan keselamatan transportasi di Indonesia,” tutur Budi.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Harya Dillon menilai, keselamatan transportasi harus dilaksanakan melalui 3 aspek utama, yakni engineering, education, dan enforcement.

"Betul tentu ada komponen edukasi dari pelaku transportasi tapi juga dimulai dari engineering," ucap dia.

Baca juga: Soal Mudik Lebaran 2021, Kemenhub Sebut Masih Akan Koordinasi



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X