Menkop UKM: Program Bantuan untuk UMKM Segera Dilanjutkan

Kompas.com - 18/03/2021, 05:40 WIB
Ilustrasi pekerja KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi pekerja

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya pembiayaan bagi koperasi usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) tahun ini masih akan dilanjutkan oleh pemerintah.

Dia menyebutkan, program PEN KUMKM ini terdiri dari dua klaster, yaitu untuk para pelaku usaha mikro yang unbankable dan bagi usaha mikro yang sudah bankable.

Pertama, untuk usaha mikro yang unbankable, akan ada program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). Insya Allah segera akan digulirkan oleh Presiden,” ujarnya, mengutip siaran resminya, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: UMKM Dapat Insentif PPh Final Ditanggung Pemerintah, Bagaimana Cara Lapor Pajaknya?

Sementara yang kedua, dijelaskan Teten, PEN bagi kelompok usaha yang sudah bankable dan telah mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) akan diberikan bantuan berupa fasilitas subsidi bunga KUR dan pembiayaan modal kerja koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

“Pemerintah terus mematangkan alternatif pembiayaan untuk UMKM dan Koperasi yang murah, mudah, dan cepat agar UMKM cepat naik kelas,” ucapnya.

Ia mengakui pandemi memberikan dampak sangat besar bagi UMKM. Menurut data Siap Bersama UKM, dampak pandemi terhadap UMKM bervariasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tercatat ada sebanyak 22,9 persen UMKM yang merasakan kesulitan Pemasaran, 20,01 persen distribusi terhambat, 18,87 persen kesulitan permodalan, dan 18,87 persen kekurangan bahan baku.

“Sebesar 98 persen UMKM mengalami penurunan penjualan serta 50,5 persen UMKM mengurangi karyawannya,” ucapnya.

Baca juga: "Sepatu Lokal Buatan UMKM Kita Itu Bukan yang Kelas Ecek-ecek..."

Meskipun demikian, menurut Teten, kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia sedikit lebih baik dibandingkan banyak negara di ASEAN maupun negara-negara anggota G20, seperti Amerika Serikat yang mengalami kontraksi sebesar minus 3,5 persen , Jerman minus 5,0 persen, Singapura minus 5,8 persen, dan Filipina minus 9,5 persen.

Sementara kondisi ekonomi RI, kata dia, berangsur pulih. Ditandai dengan angka pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan IV-2020 sebesar minus 2,19 persen (yoy) atau jauh lebih baik dari triwulan II yang tercatat minus 5,32 persen, maupun triwulan III minus 3,49 persen.

“Melihat perkembangan ini, saya ingin mengajak kita semua untuk lebih optimistis,”ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kelabui Petugas, KKP Tangkap Lagi 1 Kapal Pencuri Ikan Asal Malaysia

Sempat Kelabui Petugas, KKP Tangkap Lagi 1 Kapal Pencuri Ikan Asal Malaysia

Whats New
BPPT Luncurkan Alat Pendeteksi Tsunami InaTews Buoy di Perairan Gunung Anak Krakatau

BPPT Luncurkan Alat Pendeteksi Tsunami InaTews Buoy di Perairan Gunung Anak Krakatau

Rilis
Semester I 2021, OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp 1,5 Triliun

Semester I 2021, OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp 1,5 Triliun

Whats New
Sesuai Passion, Begini Cara Daina Koh Chandra Menjaga Semangat Bekerja

Sesuai Passion, Begini Cara Daina Koh Chandra Menjaga Semangat Bekerja

Work Smart
Konsumsi Merangkak Naik, Ekonomi AS Tumbuh 6,5 Persen di Kuartal II

Konsumsi Merangkak Naik, Ekonomi AS Tumbuh 6,5 Persen di Kuartal II

Whats New
Aturan Sudah Rampung, Bantuan Subsidi Gaji Rp 1 Juta Segera Cair

Aturan Sudah Rampung, Bantuan Subsidi Gaji Rp 1 Juta Segera Cair

Whats New
Kemenaker: 10 Juta Pekerjaan Baru yang Belum Pernah Ada Akan Muncul pada 2030

Kemenaker: 10 Juta Pekerjaan Baru yang Belum Pernah Ada Akan Muncul pada 2030

Whats New
PT Honda Prospect Motor Buka Lowongan untuk Lulusan SMA Sederajat, Tertarik?

PT Honda Prospect Motor Buka Lowongan untuk Lulusan SMA Sederajat, Tertarik?

Whats New
Seluruh Kantor Cabang Bank Mandiri di Aceh Berhenti Beroperasi Mulai Hari ini

Seluruh Kantor Cabang Bank Mandiri di Aceh Berhenti Beroperasi Mulai Hari ini

Whats New
Perusahaan Pembiayaan Bisa Dicabut Izinnya Jika Debt Collector Tak Kantongi Sertifikat Profesi

Perusahaan Pembiayaan Bisa Dicabut Izinnya Jika Debt Collector Tak Kantongi Sertifikat Profesi

Whats New
Subsidi Listrik Pelanggan 450-900 VA Diperpanjang Sampai Desember

Subsidi Listrik Pelanggan 450-900 VA Diperpanjang Sampai Desember

Whats New
Banyak Perusahaan Asuransi Ajukan Izin Produk untuk Cover Covid-19

Banyak Perusahaan Asuransi Ajukan Izin Produk untuk Cover Covid-19

Whats New
Ada Proyek Kereta Cepat, Jasa Marga Akan Lakukan Pengalihan Lalu Lintas

Ada Proyek Kereta Cepat, Jasa Marga Akan Lakukan Pengalihan Lalu Lintas

Rilis
Ini Perbandingan Passing Grade SKD CPNS 2021 dengan 2020

Ini Perbandingan Passing Grade SKD CPNS 2021 dengan 2020

Whats New
Luhut Sebut Hyundai Bakal Pasok Oksigen untuk Kebutuhan Medis

Luhut Sebut Hyundai Bakal Pasok Oksigen untuk Kebutuhan Medis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X