Kalbe Farma Luncurkan Tes Covid-19 dengan Metode Air Liur, Berapa Harganya?

Kompas.com - 19/03/2021, 13:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kalbe Farma (KLBF) meluncurkan alat tes Covid-19 yang metodenya menggunakan air liur atau metode Sampel Saliva. Alat tes Covid-19 ini dinilai memiliki akurasi yang setara dengan RT-PCR.

Direktur PT Kalbe Farma TBK Sie Djohan mengatakan, tes Covid-19 Sampel Saliva ini diklaim akurat karena dibaurkan dengan teknologi RT-LAMP, yang mampu mendeteksi lebih dalam dari virus SARS-CoV-2.

Menurut Sie Djohan, alat test ini relatif lebih nyaman dalam penggunaan dalam tes Covid-19 di laboratorium ataupun di klinik dengan peralatan yang relatif sederhana. Selain itu, pengambilan sampel juga bisa dilakukan sendiri dengan menaruh air liur dalam tabung yang disediakan.

Baca juga: Kalbe Bakal Pasarkan Obat Fluvir Asal India untuk Terapi Pasien Covid-19

“Tes ini relatif lebih nyaman dengan prosedur yang simple dan mudah karena menggunakan teknologi tes molekuler yang sama seperti RT-PCR. Pengambilan sample juga bisa dilakukan sendiri,” kata Sie Djohan dalam konferensi pers, Jumat (19/3/2021).

Saat ini alat tes Covid-19 ini sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan, BPOM, dan dalam waktu dekat akan disuplai ke berbagai klinik dan laboratorium di seluruh Indonesia melalui unit distribusi Grup Kalbe.

Akterono D. Budiyati IVD Division Research Manager, Stem Cell and Cancer Institute mengatakan, metode Sampel Saliva ini memiliki kesamaan dengan RT-PCR yaitu mendeteksi materi genetik virus.

Dia bilang, virus SARS-CoV-2 memiliki materi gnetik yang ada di bagian dalam, sementara bagian luar dikelilingi oleh lapis proteksi yang mampu dideteksi oleh Rapid Test Anti Gen. Penggunaan teknologi tes molekuler melalui Sampel Saliva ini mampu mendeteksi materi genetik lapisan proteksi tersebut.

“Dari uji klinis yang kami lakukan, alat test ini bisa mendeteksi individu tanpa gejala SARS-CoV-2, serta membedakan mana individu dengan SARS-CoV-2 dan mana yang bukan. Kami juga membandingkan tes ini dengan hasil dari RT-PCR sebagai standar baku,” tegas Akterono.

Alat tes melalui Sampel Saliva ini dihargai senilai Rp 488.000 per paket. Untuk harga awal, Kalbe membanderol harga khusus sebesar Rp 400.000 per paket hingga 31 Maret 2021.

Baca juga: Kalbe Nutritionals Buka Banyak Lowongan Kerja untuk SMA, D3, Hingga S1, Tertarik?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah Akses Terminal Tahun Depan, IPCC Juga Sasar Layanan untuk Kendaraan Listrik

Tambah Akses Terminal Tahun Depan, IPCC Juga Sasar Layanan untuk Kendaraan Listrik

Whats New
Dorong Akses Kesehatan 'Real Time', AAA Indonesia Gandeng HealthMetrics

Dorong Akses Kesehatan "Real Time", AAA Indonesia Gandeng HealthMetrics

Whats New
Biznet Data Center dan Merkle Innovation Luncurkan Solusi Implementasi Private Cloud untuk Industri

Biznet Data Center dan Merkle Innovation Luncurkan Solusi Implementasi Private Cloud untuk Industri

Rilis
Perbedaan Gaji Kotor dan Gaji Bersih yang Perlu Kamu Tahu

Perbedaan Gaji Kotor dan Gaji Bersih yang Perlu Kamu Tahu

Earn Smart
Pemerintah Pulihkan Ratusan Izin Pertambangan yang Sempat Bermasalah

Pemerintah Pulihkan Ratusan Izin Pertambangan yang Sempat Bermasalah

Whats New
Harga Tiket Kereta Wisata Museum Ambarawa, Cara Beli, dan Sejarahnya

Harga Tiket Kereta Wisata Museum Ambarawa, Cara Beli, dan Sejarahnya

Whats New
Rupiah Melemah Tembus Rp 15.100 Per Dollar AS, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Rupiah Melemah Tembus Rp 15.100 Per Dollar AS, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Whats New
Menteri Keuangan Pakistan Mengundurkan Diri di Tengah Krisis Ekonomi

Menteri Keuangan Pakistan Mengundurkan Diri di Tengah Krisis Ekonomi

Whats New
Para Menteri Pertanian Dunia Akan Bertemu Di Bali, Ini Isu yang Dibahas

Para Menteri Pertanian Dunia Akan Bertemu Di Bali, Ini Isu yang Dibahas

Whats New
Masyarakat Sebut Pertalite 'Harga Baru' Lebih Boros, Ini Penjelasan Pertamina

Masyarakat Sebut Pertalite "Harga Baru" Lebih Boros, Ini Penjelasan Pertamina

Whats New
Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance

Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance

Whats New
Soal Isu Pertalite Lebih Boros, Stafsus Erick Thohir: Itu Hoaks

Soal Isu Pertalite Lebih Boros, Stafsus Erick Thohir: Itu Hoaks

Whats New
Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Whats New
Bukan Nagita Slavina, Ini Pemilik Esteh Indonesia yang Layangkan Somasi ke Konsumennya

Bukan Nagita Slavina, Ini Pemilik Esteh Indonesia yang Layangkan Somasi ke Konsumennya

Whats New
BSU Tahap 3 Hari Ini Cair, Simak Cara Cek Status Penyalurannya

BSU Tahap 3 Hari Ini Cair, Simak Cara Cek Status Penyalurannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.