Kompas.com - 30/03/2021, 20:36 WIB
TENANGKAN--Mengenakan alat pelindung diri, anggota Polres Wonogiri menenangkan pasien positif covid-19 yang mengamuk minta pulang di Rumah Sakit Medika Mulya Wonogiri, Selasa (9/3/2021). KOMPAS.COM/Dokumen Polres WonogiriTENANGKAN--Mengenakan alat pelindung diri, anggota Polres Wonogiri menenangkan pasien positif covid-19 yang mengamuk minta pulang di Rumah Sakit Medika Mulya Wonogiri, Selasa (9/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Penanganan Covid-19, Falla Adinda meminta masyarakat tak perlu takut untuk memberitahu jika terkonfirmasi positif Covid-19.

“Yang terpenting adalah ketika kita terkonfirmasi positif Covid-19, saya berpesan jangan pernah takut mengumumkan, karena Covid-19 ini bukan aib,” ujar Falla dalam webinar Kompas Talk bersama Manulife, Selasa (30/3/2021).

Menurut Falla, dengan memberitahu pihak terkait akan mempermudah dalam melakukan tracing Covid-19. Dengan begitu, makin mempermudah memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Baca juga: Anggota Tim Penanganan Covid-19: Pandemi di Indonesia Belum Terkendali

“Jadi kita bisa melakukan tracing kepada orang-orang terdekatnya seandainya memang yang tertulasr dari dia, sehingga pandeminya, rantainya bisa kita cari,” kata dia.

Sejauh ini, lanjut Falla, pihaknya terus melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait penanganan Covid-19. Dia meminta masyarakat tak perlu malu jika terkena virus tersebut.

“Sebenarnya beberapa bulan terakhir ini, karena kita memang terus terusan berbicara ke masyarakat bahwa Covid-19 ini bukan aib, tidak perlu malu untuk kasih tahu, tidak perlu takut memberitahu, enggak perlu kita jauhi, kita kan hanya perlu istirahat saja di rumah selama dua minggu,” ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Falla pun meminta masyarakat tak perlu takut untuk dites Covid-19. Pasalnya, dengan semakin banyak dilakukan tes Covid-19 akan membantu pemerintah dalam menangani pandemi ini.

“Kita juga tidak perlu takut dalam melakukan testing ketika kita mengalami kontak erat dengan yang positif. Jenis tes di Indonesia sudah mulai mudah, sudah mulai banyak, tes Antigen sudah diakui WHO sebagai alat diagnostics untuk Covid-19,” ungkapnya.
Director & Chief Marketing Officer Manulife. Novita J. Rumngangun mengaku pihaknya siap membantu pemerintah dalam pelaksanaan Program 3T.

“Peran Manulife sebagai pihak swasta mendukung dan membantu pemerintah dalam pelaksanaan Program 3T dan mendorong kesadaran dari masyarakat tentang pentingnya penerapan program tersebut,” ujarnya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.