Mengenal Bukit Algoritma Sukabumi, Tiruan Silicon Valley Ala Indonesia

Kompas.com - 11/04/2021, 23:21 WIB
Gedung kantor milik perusahaan teknologi Oracle di Silicon Valley. Silicon Valley adalah, Bukit Algoritma, Bukit Algoritma Sukabumi, Silicon Valley Sukabumi Image by lauramba from PixabayGedung kantor milik perusahaan teknologi Oracle di Silicon Valley. Silicon Valley adalah, Bukit Algoritma, Bukit Algoritma Sukabumi, Silicon Valley Sukabumi

Bukit Algoritma Sukabumi merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 yang letak persisnya berada di kawasan Cikidang dan Cibadak.

"Pengembangan KEK Sukabumi diharapkan mampu meningkatkan infrastruktur pertumbuhan yang tangguh berkelanjutan dan mewujudkan pembangunan SDM berbasis iptek yang merupakan salah satu alat dukung penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN)," ujar Direktur Utama PT Amarta Karya (Persero), Nikolas Agung, beberapa waktu lalu.

Baca juga: PG Colomadu, Simbol Kekayaan Raja Jawa-Pengusaha Pribumi era Kolonial

Sementara itu, Business Development Advisor Amarta Karya Oki Fahreza menambahkan, Sukabumi dinilai menjadi kawasan yang strategis untuk menjadi lokasi pembangunan Silicon Valley Indonesia.

Sebab, memiliki infrastruktur pendukung, seperti akses Tol Bocimi, Pelabuhan Laut pengumpan Regional (PLPR) Wisata dan Perdagangan Pelabuhan Ratu, Bandara Sukabumi Cikembar yang akan dibangun, dan Double Track KA Sukabumi.

Pembangunan infrastruktur seperti fasilitas air, jalan, listrik serta transportasi publik dan fasilitas-fasilitas lainnya menjadi salah satu kunci untuk membangun kawasan ekonomi khusus seperti pusat penelitian dan pengembangan.

Adapun sebelumnya, Bukit Algoritma Sukabumi bakal dibangun dengan konsep hampir semirip mungkin dengan Silicon Valley di Amerika Serikat (Silicon Valley Sukabumi).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tentang Terusan Kra, Ambisi Thailand yang Mengancam Singapura

“Karena itu, kami akan melakukan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar," ucap dia.

Selanjutnya, Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko menyebutkan, 'Silicon Valley Sukabumi' diharapkan dapat menjadi pusat penelitan dan pengembangan (R&D) serta pengembangan sumber daya manusia di masa depan.

"Kawasan ini (Bukit Algoritma Sukabumi) akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut, seperti misal kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan," ujar dia.

Nikolas mengatakan pengembangan KEK Sukabumi atau Silicon Valley Sukabumi ini merupkan upaya untuk mengoptimalisasi bonus demografi Indonesia menjelang tahun 2045.

Saat itulah, persaingan antar-negara bakal semakin sengit dalam hal produktivitas SDM, terutama di sektor digital. Kebijakan pemerintah yang mendukung digital hub, termasuk pengembangan Bukit Algoritma Sukabumi, juga berkaitan dengan mitigasi middle income trap.

Baca juga: Mengapa Kapal Berbendera Panama Menguasai Lautan Dunia?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.