Muncul Wacana Reshuffle Kabinet, Bagaimana Pengaruhnya ke IHSG?

Kompas.com - 14/04/2021, 21:03 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan merombak kembali jajaran menterinya (reshuffle kabinet) pekan ini.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, munculnya wacana reshuffle tersebut tak akan berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Pengaruh secara signifikan tidak, paling dari pengaruh kepercayaan investor terhadap pemerintahan saat ini. Pemerintah memberikan sinyal bersikap tegas dan cermat dalam evaluasi sehingga perlu adanya reshuffle kabinet," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (14/4/2021).

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, wacana reshuffle kabinet bakal mempengaruhi pergerakan IHSG selama sepekan ini.

"Sebenarnya market telah bersikap prudent mengenai adanya potensi terjadi reshuffle kabinet pada pekan ini. Seluruh sentimen selalu memberikan katalis terhadap indeks, termasuk reshuffle kabinet tersebut," kata dia.

Baca juga: Pamit dari Aceh, Kantor Cabang hingga ATM BRI Bakal Dioperasikan BSI

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyebut bahwa reshuffle Kabinet Indonesia Maju akan dilakukan pada pekan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wacana reshuffle menguat pasca rencana peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), serta dibentuknya Kementerian Investasi.

Kendati demikian, Ngabalin belum menyampaikan detail waktu pelaksanaan reshuffle. Ia hanya menyebut, ihwal peleburan dua kementerian dan pembentukan kementerian baru sudah disetujui Presiden.

Pada pekan lalu, tepatnya 9 April 2021, DPR RI menyetujui pembentukan Kementerian Investasi serta Kemendikbud Ristek dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pembentukan dua kementerian itu sesuai dengan hasil keputusan Badan Musyawarah yang membahas surat dari Presiden Jokowi mengenai pertimbangan pengubahan kementerian.

Baca juga: Pasca-Reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Siapa Menteri Dengan Persepsi Paling Positif?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.